Sumsel
HL Sumsel

Imunisasi Balita di Sumsel 2025: BCG dan Polio Tinggi, Campak Masih Rendah

Kurnia | 29 April 2026, 21:00 WIB
Imunisasi Balita di Sumsel 2025: BCG dan Polio Tinggi, Campak Masih Rendah
Ilustrasi imunisasi.

AKURAT.CO SUMSEL Capaian imunisasi balita di Sumatera Selatan sepanjang 2025 menunjukkan tren yang cukup beragam.

Sejumlah jenis imunisasi seperti BCG dan Polio mencatat angka tinggi, namun imunisasi campak masih menjadi perhatian karena cakupannya relatif rendah di hampir seluruh daerah.

Berdasarkan data terbaru, cakupan imunisasi BCG di tingkat provinsi mencapai 86,13 persen, sementara Polio berada di angka 85,45 persen. Adapun imunisasi DPT tercatat 82,52 persen dan Hepatitis B sebesar 80,11 persen.

Berbeda dengan jenis lainnya, imunisasi campak hanya mencapai 60,72 persen, menjadikannya sebagai capaian terendah di antara lima jenis imunisasi dasar yang dipantau.

Jika dilihat per daerah, sejumlah kabupaten/kota mencatat capaian cukup tinggi.

Baca Juga: Motor Kurir Raib Saat Antar Paket, 42 Barang Ikut Hilang di Jalan Srijaya Palembang

Ogan Komering Ulu misalnya, menjadi salah satu daerah dengan cakupan imunisasi paling lengkap, dengan BCG mencapai 95,09 persen, DPT 93,17 persen, dan Polio 95,42 persen.

Kinerja serupa juga terlihat di Musi Rawas yang mencatat angka tinggi pada hampir semua jenis imunisasi, termasuk Hepatitis B yang mencapai 91,37 persen.

Sementara itu, Prabumulih dan Pagar Alam juga menunjukkan capaian yang relatif merata di atas rata-rata provinsi.

Namun, tidak semua daerah mencatat hasil optimal. Ogan Komering Ilir masih memiliki angka Hepatitis B yang cukup rendah, yakni 59,33 persen, serta imunisasi campak 53,72 persen.

Kondisi serupa juga terlihat di Palembang, di mana cakupan imunisasi campak hanya berada di angka 56,12 persen, meskipun untuk jenis lain relatif lebih tinggi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia