Sumsel
HL Sumsel

Tongkang Hanyut Hantam Rumah Warga di Gandus, Satu Roboh dan Dua Ketek Rusak

Deny Wahyudi | 25 April 2026, 13:10 WIB
Tongkang Hanyut Hantam Rumah Warga di Gandus, Satu Roboh dan Dua Ketek Rusak
Tongkang Hanyut Hantam Rumah Warga di Gandus, Satu Roboh dan Dua Ketek Rusak

AKURAT.CO SUMSEL Sebuah kapal tongkang bernama Andalan Semesta 02 hanyut dan menabrak dua rumah warga di Jalan Sosial, Lorong Kalangan, RT 12 RW 03, pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Insiden ini dipicu cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan tersebut.

Tongkang yang saat itu dalam kondisi lepas jangkar tidak mampu bertahan, hingga akhirnya terbawa arus dan menghantam permukiman warga di tepi sungai.

Akibat kejadian tersebut, satu rumah dilaporkan roboh, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan cukup parah di bagian dapur. Tak hanya itu, dua perahu ketek milik warga serta fasilitas dermaga juga ikut terdampak.

Kasatpolairud Polrestabes Palembang, AKBP Yudha Setiawan, menjelaskan bahwa tongkang tersebut sebelumnya ditarik oleh kapal Tugboat Trans Marine 02 dan tengah menunggu antrean muatan di perairan Gandus.

Baca Juga: BGN Jelaskan Anggaran Rp5,7 Miliar untuk Video Conference Program Makan Bergizi Gratis

“Posisi tongkang saat itu sedang lego jangkar, sementara tugboat berlabuh ke Jetty Gandus untuk mengisi air tawar,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Namun, kondisi cuaca yang memburuk membuat tongkang kehilangan kendali dan hanyut ke arah daratan. Melihat situasi tersebut, kapten tugboat segera mengambil tindakan dengan kembali ke lokasi dan menarik tongkang menjauh dari permukiman.

“Upaya cepat dilakukan untuk mencegah dampak yang lebih besar,” tambahnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah terdapat unsur kelalaian dalam kejadian tersebut. Sejumlah saksi, baik dari warga setempat maupun awak kapal, telah dimintai keterangan.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya standar keamanan dan kewaspadaan dalam aktivitas pelayaran, terutama saat kondisi cuaca ekstrem melanda perairan Sungai Musi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia