Debat Cawagub Sumsel, Pengamat Politik Sebut Anita dan Riezky Beradu Kemampuan

AKURAT.CO SUMSEL Dalam debat Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Selatan (Sumsel) yang berlangsung sengit, Cawagub nomor urut 03, RA Anita Noerighanti, tampil unggul tipis dibandingkan kandidat lain.
Pengamat politik Sumsel, Bagindo Togar, menilai bahwa Anita menunjukkan keunggulan dalam pengalaman dan kemampuan berbicara yang lebih matang, meskipun Cawagub nomor urut 02, Riezky Aprilia, juga memberikan penampilan yang baik.
“Cawagub Riezky bagus, beda tipis dengan Anita. Tetapi di sini pengalaman sangat terlihat jelas,” ungkap Bagindo Togar, Selasa (12/11/2024).
Menurut Bagindo, pengalaman Anita sebagai figur yang telah lama berkecimpung di dunia pemerintahan dan publik terlihat menonjol dalam penyampaiannya.
Meski keduanya memiliki latar belakang akademis yang kuat, Anita dinilai mampu menjawab pertanyaan secara lugas dan menghadirkan respons yang meyakinkan bagi audiens.
Ketika beberapa pertanyaan sulit dilontarkan, Anita tetap tenang dan mampu memanfaatkan pengalamannya dalam merespons isu-isu kritis yang diajukan.
“Anita memiliki pengalaman yang lebih di ranah ini, sehingga keunggulannya dalam debat menjadi cukup terlihat. Ia mampu menjawab dengan tenang dan sistematis,” tambah Bagindo.
Di sisi lain, Riezky Aprilia, Cawagub nomor urut 02, juga tampil memukau dengan argumentasi yang terstruktur dan lugas. Meski Riezky tidak memiliki pengalaman sekuat Anita, kemampuan akademiknya terlihat dalam cara ia menjawab pertanyaan.
Baca Juga: Cari HP Vivo Terbaru? Ini Update Harga November 2024, Cocok untuk Semua Kelas!
Namun, Bagindo menyoroti bahwa meskipun Riezky dan Anita tampil kuat secara akademis, keduanya masih belum memberikan solusi konkret yang dapat menjadi andalan dalam visi-misi mereka.
“Kedua paslon, nomor 02 dan 03, memiliki latar belakang akademis yang kuat, sehingga jawaban mereka terkesan jelas dan langsung. Namun, memang belum ada solusi konkret yang mereka hadirkan. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi mereka untuk menyakinkan masyarakat,” ujar Bagindo.
Sementara itu, Cawagub nomor urut 01 dianggap kurang menonjol dalam debat. Bagindo menyebutkan bahwa pasangan nomor 01 tampak terlalu terpaku pada teks atau panduan, sehingga terlihat kurang percaya diri saat menyampaikan argumen dan respons terhadap pertanyaan.
Hal ini membuat mereka terlihat “gelagapan” saat debat berlangsung, bahkan beberapa kali terlihat kesulitan ketika harus menjawab pertanyaan yang tidak terduga.
“Paslon nomor 01 tampaknya masih bergantung terlalu banyak pada teks dan belum sepenuhnya dapat beradaptasi dengan situasi saat berada di panggung. Ini membuat mereka tampak gugup dan akhirnya kurang mampu memanfaatkan kesempatan dalam debat untuk bersinar,” katanya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









