Sumsel

Januari 2025, Sumsel Alami Deflasi 0,36%, Harga Pangan dan Tarif Listrik jadi Penyebabnya

Maman Suparman | 6 Februari 2025, 21:00 WIB
Januari 2025, Sumsel Alami Deflasi 0,36%, Harga Pangan dan Tarif Listrik jadi Penyebabnya

AKURAT.CO SUMSEL Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Sumatera Selatan mencatat deflasi sebesar 0,36% secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Januari 2025.

Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi 0,50% (mtm). Secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi Sumsel juga mengalami perlambatan menjadi 0,92% dari sebelumnya 1,20%.

Penurunan inflasi ini sejalan dengan tren nasional, di mana inflasi tahunan pada Januari 2025 tercatat sebesar 0,76% (yoy).

Deflasi di Sumatera Selatan didorong oleh turunnya harga sejumlah komoditas utama, seperti tarif listrik, tomat, telur ayam ras, bawang merah, dan ketimun.

Baca Juga: Ratusan Siswa di Palembang Terancam Gagal SNBP, Disdik Sumsel Upayakan Solusi

Penurunan tarif listrik sebesar 1,22% (mtm) terjadi setelah pemerintah memberikan diskon 50% bagi pelanggan rumah tangga dengan daya kurang dari 2.200 VA.

Sementara itu, harga tomat dan bawang merah masing-masing turun 0,14% dan 0,02% (mtm), seiring dengan melimpahnya pasokan di pasar.

Harga telur ayam ras juga mengalami penurunan 0,02% (mtm), yang dipengaruhi oleh menurunnya harga pakan ternak, terutama jagung pipilan.

Keberhasilan mengendalikan inflasi di Sumatera Selatan tidak terlepas dari peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang terus menjalankan strategi 4K, yaitu Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang Efektif. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia