Partisipasi Pemilih Pilgub Sumsel 2024 Cuma 72 Persen, Begini Penjelasan KPU

AKURAT.CO SUMSEL Partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) 2024 tercatat mencapai 72,19%, meskipun angka ini masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan Pemilu (Pilpres dan Pileg) yang mencapai 85,93% pada Februari lalu.
Meskipun demikian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel mengklaim bahwa angka partisipasi ini lebih baik dibandingkan Pilgub Sumsel 2018 yang hanya mencatatkan 72%.
Anggota KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Handoko, mengungkapkan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat partisipasi masyarakat adalah jumlah calon yang dipilih dalam Pilkada Serentak 2024 yang lebih sedikit.
Dalam Pilkada 2024, pemilih hanya memilih dua pasangan calon, yakni untuk Pilgub dan Pilwako/Pilbup, sementara pada Pemilu 2024, terdapat lima surat suara yang harus dicoblos.
“Dalam Pilkada ini hanya ada dua paslon yang dicoblos, sedangkan saat Pemilu ada lima surat suara. Ini salah satu faktor yang membuat antusiasme masyarakat berbeda,” ujar Handoko, Senin (9/12/2024).
Baca Juga: KPU Sumsel Akhirnya Selesaikan Rekapitulasi Suara, Ini Daftar Suara Cakada di Masing-Masing Daerah
Namun, Handoko menambahkan bahwa partisipasi masyarakat dalam Pilgub 2024 lebih tinggi dibandingkan dengan Pilgub 2018, yang angkanya hanya 72%. Ini menunjukkan adanya peningkatan meski masih belum mencapai angka yang diharapkan.
Dari data yang disampaikan KPU RI, angka partisipasi nasional pada Pilkada Serentak 2024 rata-rata berada di bawah 70%, sehingga KPU Sumsel merasa bersyukur karena berhasil melampaui angka tersebut.
Meski begitu, KPU Sumsel belum dapat memastikan kelompok usia atau kategori pemilih yang lebih aktif dalam menggunakan hak pilihnya.
"Pengukuran kategori pemilih belum dapat dilakukan dengan pasti, karena tidak ada data terkait umur pemilih yang bisa diidentifikasi dalam hasil pemungutan suara," ungkapnya.
Untuk meningkatkan partisipasi di masa mendatang, KPU Sumsel menyatakan telah melakukan sosialisasi maksimal, meskipun hasil yang diperoleh tidak berbeda jauh dengan Pilgub 2018. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









