Sumsel

Teleprompter Mati Saat Pidato, PM Kanada Mark Carney Sempat Sindir Donald Trump

Kurnia | 6 Agustus 2026, 11:00 WIB
Teleprompter Mati Saat Pidato, PM Kanada Mark Carney Sempat Sindir Donald Trump
Mark Carney dan Donald Trump berdiskusi di Gedung Putih - Indiatoday

AKURAT.CO SUMSEL Gangguan teknis saat berpidato justru menjadi momen yang mencuri perhatian publik ketika Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyampaikan paparan mengenai kebijakan perumahan di Toronto, Rabu (6/8/2026).

Di tengah pidatonya, teleprompter yang digunakan Carney mendadak berhenti berfungsi. Namun, alih-alih terlihat kebingungan, ia menghentikan pidato sejenak, tersenyum, lalu melontarkan candaan yang langsung disambut gelak tawa para hadirin.

"Saya ingin memberi tahu bahwa teleprompter telah berhenti berfungsi. Tidak seperti seorang pemimpin dunia tertentu, saya tidak menganggap ini sebagai sebuah konspirasi," ujar Carney.

Pernyataan tersebut luas ditafsirkan sebagai sindiran kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sebelumnya, Trump sempat menyoroti gangguan teknis yang dialaminya saat menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun lalu. Saat itu, ia meminta agar insiden yang melibatkan teleprompter dan eskalator diselidiki.

Baca Juga: Kapan Bansos Agustus 2026 Cair? Berikut Jadwal Penyaluran dan Cara Cek Status Penerima

Sindiran di Tengah Hubungan Kanada-AS yang Memanas

Candaan Carney muncul ketika hubungan Kanada dan Amerika Serikat masih diwarnai ketegangan, terutama setelah pemerintahan Trump kembali menerapkan sejumlah tarif terhadap produk asal Kanada.

Selain kebijakan perdagangan, hubungan kedua negara juga memanas akibat pernyataan Trump yang beberapa kali menyebut Kanada seharusnya menjadi negara bagian ke-51 Amerika Serikat.

Pemerintah Kanada berulang kali menolak pernyataan tersebut dan menegaskan bahwa kedaulatan negaranya tidak bisa dinegosiasikan.

Sejak menjabat sebagai perdana menteri, Carney dikenal kerap mengkritik sejumlah kebijakan ekonomi dan perdagangan yang diterapkan Washington.

Ia juga mendorong upaya memperluas kerja sama dengan negara lain untuk mengurangi ketergantungan Kanada terhadap Amerika Serikat.

Meski hanya berlangsung beberapa detik, insiden teleprompter itu dengan cepat menjadi sorotan di media sosial.

Banyak warganet menilai respons santai Carney berhasil mengubah gangguan teknis menjadi momen yang menghibur sekaligus menyampaikan pesan politik secara halus.

Hingga kini, baik kantor Perdana Menteri Kanada maupun Gedung Putih belum memberikan pernyataan resmi terkait komentar Carney tersebut.

Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa hubungan Ottawa dan Washington masih menyisakan sejumlah perbedaan pandangan, mulai dari isu perdagangan hingga dinamika politik yang terus menjadi perhatian publik internasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia