25 Orang Tewas Diterjang Gelombang Panas Ekstrem di AS, Jutaan Warga Terpapar Suhu Hingga 45,5 Derajat Celsius

AKURAT.CO SUMSEL Gelombang panas ekstrem yang melanda berbagai wilayah Amerika Serikat (AS) telah menewaskan sedikitnya 25 orang.
Cuaca dengan suhu sangat tinggi itu juga berdampak pada jutaan warga yang masih harus menghadapi kondisi panas berbahaya selama beberapa hari terakhir.
Lebih dari 20 negara bagian dilaporkan mengalami suhu udara di atas 38 derajat Celsius. Wilayah Barat Daya menjadi salah satu kawasan yang paling terdampak, termasuk Arizona dan California.
Kota Phoenix dan Tucson bahkan masih berada dalam status peringatan cuaca panas ekstrem dengan suhu siang hari mencapai sekitar 45,5 derajat Celsius.
Korban meninggal berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari 30 hingga 80 tahun. Laporan awal menyebutkan kematian pertama terjadi pada Kamis (3/7/2026).
Baca Juga: Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp17.900, Rupiah Menguat Tipis
Hingga kini, otoritas setempat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti setiap kasus, meski dugaan kuat mengarah pada paparan suhu panas yang ekstrem.
Departemen Kesehatan Masyarakat New Jersey mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh kondisi cuaca yang sedang terjadi.
"Ini bukan gelombang panas musim panas yang biasa. Kondisi seperti ini dapat dengan cepat mengancam keselamatan manusia maupun hewan dari segala usia," demikian pernyataan lembaga tersebut.
Salah satu korban adalah Mitchell Ray Cooley (74), warga Hinds County, Mississippi.
Cooley sebelumnya dilaporkan hilang sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di belakang sebuah stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) pada Jumat (4/7/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pihak forensik menyatakan Cooley meninggal akibat paparan suhu panas. Korban diketahui memiliki kondisi medis yang memengaruhi kemampuan mengambil keputusan, sementara penyelidikan tidak menemukan indikasi adanya tindak kriminal.
Dampak gelombang panas juga terasa di New York City. Sedikitnya 378 orang harus mendapatkan perawatan di instalasi gawat darurat (IGD) akibat gangguan kesehatan yang dipicu suhu tinggi.
Di sejumlah wilayah timur AS, panas ekstrem turut memicu pemadaman listrik yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Saat Presiden AS Donald Trump menghadiri perayaan Hari Kemerdekaan di Washington DC pada Sabtu (4/7/2026), layanan darurat setempat mencatat sedikitnya 51 kasus gangguan kesehatan akibat heatstroke hingga pukul 20.00 waktu setempat.
Sebanyak 12 orang di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Cuaca panas yang membahayakan juga memaksa sejumlah agenda publik dibatalkan. Parade Hari Kemerdekaan di Washington DC tidak jadi digelar karena suhu yang dinilai berisiko bagi peserta dan pengunjung.
Sementara itu, acara Great American State Fair yang berlangsung di kawasan National Mall sempat dihentikan sementara setelah 44 pengunjung mengalami gangguan kesehatan akibat paparan panas.
Memasuki Minggu (5/7/2026), badan meteorologi setempat melaporkan pusat gelombang panas mulai bergeser dari wilayah timur laut dan Midwest menuju kawasan Mid-Atlantic serta bagian tenggara Amerika Serikat.
Meski demikian, otoritas tetap mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air, dan segera mencari tempat teduh apabila mulai merasakan gejala kelelahan akibat panas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







