Sumsel
HL Sumsel

Belum Lolos SNBP/SNBT? Ini Peluang Terakhir Masuk PTN Tanpa Tes di Mei 2026

Kurnia | 5 Mei 2026, 10:02 WIB
Belum Lolos SNBP/SNBT? Ini Peluang Terakhir Masuk PTN Tanpa Tes di Mei 2026

AKURAT.CO SUMSEL Kabar baik bagi calon mahasiswa yang belum berhasil di seleksi nasional.

Meski jalur SNBP dan SNBT telah berlalu, peluang masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternyata belum sepenuhnya tertutup. Sejumlah kampus ternama masih membuka jalur mandiri berbasis nilai rapor tanpa tes tulis sepanjang Mei 2026.

Jalur ini menjadi alternatif menarik, terutama bagi siswa yang memiliki rekam jejak akademik stabil selama sekolah. Tanpa harus menghadapi ujian tertulis kembali, peserta cukup mengandalkan konsistensi nilai serta prestasi yang dimiliki.

Sejumlah PTN Buka Jalur Rapor, Ini Daftarnya

Beberapa kampus negeri yang masih membuka jalur mandiri tanpa tes di antaranya:

Pertama, Universitas Indonesia melalui jalur PPKB (Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar).

Jalur ini ditujukan bagi siswa dengan nilai rapor konsisten, namun pendaftarannya harus melalui sekolah yang mendapat undangan. Program yang tersedia mencakup vokasi hingga S1 reguler. Pendaftaran dibuka mulai 15 Mei hingga 19 Juni 2026.

Selanjutnya, Universitas Brawijaya membuka jalur SMUB berbasis rapor. Jalur ini cukup fleksibel karena dapat diikuti lulusan 2024 hingga siswa kelas 12 tahun 2026.

Selain nilai rapor, peserta juga dapat melampirkan sertifikat prestasi sebagai nilai tambah. Pendaftaran berlangsung hingga 28 Mei 2026.

Di Jakarta, Universitas Negeri Jakarta membuka jalur Penmaba berbasis portofolio akademik.

Jalur ini khusus untuk lulusan 2026 dan sepenuhnya mengandalkan nilai rapor tanpa tes tambahan. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Mei.

Baca Juga: 5 Ramalan Zodiak Hari Ini: Cinta Menguat, Keuangan Waspada, Karier Jadi Sorotan

Sementara itu, Institut Teknologi Sepuluh Nopember menghadirkan jalur SMITS FLAT (Future Leader and Academic Talent).

Seleksi dilakukan berdasarkan nilai rapor dan prestasi, dengan opsi jalur beasiswa yang menarik. Namun, pendaftarannya termasuk yang paling dekat dengan batas waktu, yakni awal Mei 2026.

Kenapa Jalur Rapor Kian Diminati?

Minat terhadap jalur rapor terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Selain tidak memerlukan tes tulis, sistem penilaian dianggap lebih mencerminkan kemampuan siswa secara menyeluruh.

Penilaian tidak hanya bertumpu pada satu kali ujian, tetapi melihat konsistensi nilai sejak awal sekolah. Bahkan, beberapa kampus turut mempertimbangkan prestasi nonakademik sebagai faktor pendukung.

Di sisi lain, jalur ini juga menjadi “jalan kedua” bagi peserta yang belum berhasil di seleksi nasional. Dengan kuota terbatas, persaingan tetap ketat meski tanpa tes.

Jangan Sampai Terlewat, Ini Tipsnya

Agar peluang lolos semakin besar, calon pendaftar perlu memastikan nilai rapor lengkap dan sesuai persyaratan. Sertifikat prestasi, jika diminta, sebaiknya disiapkan sejak awal sebagai nilai tambah.

Hal yang tak kalah penting adalah memperhatikan jadwal pendaftaran. Banyak peserta gagal bukan karena kurang memenuhi syarat, melainkan terlambat mendaftar.

Dengan waktu yang terus berjalan sepanjang Mei hingga Juni 2026, kesempatan ini bisa menjadi pintu terakhir untuk masuk PTN tahun ini.

Bagi yang serius ingin melanjutkan pendidikan, jalur rapor layak dimanfaatkan sebelum pendaftaran ditutup.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia