Kredit UMKM di Sumbagsel Lampaui Target, Pertumbuhan Perbankan Tumbuh Signifikan

AKURAT.CO SUMSEL Kinerja perbankan di wilayah Sumbagsel menunjukkan peningkatan signifikan hingga Mei 2024.
Total aset perbankan meningkat mencapai Rp324,21 triliun, tumbuh sebesar 5,20% secara year on year (yoy), menandakan tren positif dalam sektor keuangan di wilayah ini.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (OJK Sumsel dan Babel), Arifin Susanto menyoroti pertumbuhan yang mencerminkan peningkatan kepercayaan dan aktivitas ekonomi di Sumbagsel.
"Selain pertumbuhan total aset, fungsi intermediasi perbankan juga mengalami peningkatan yang signifikan dengan total penyaluran kredit/pembiayaan yang tumbuh sebesar 7,76% (yoy), mencapai Rp287,94 triliun," katanya, Sabtu (13/7/2024).
Arifin Susanto menyatakan bahwa peningkatan ini menunjukkan peran penting perbankan dalam mendukung perekonomian regional.
"Penyaluran kredit konsumtif mendominasi dengan porsi sebesar 42,76%, sementara NPL Net (kualitas kredit bermasalah) tetap terjaga di level 1,06%," ujarnya.
Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami peningkatan sebesar 1,29%, mencapai Rp259 triliun.
Baca Juga: Cuaca Panas Saat Akhir Pekan, Lakukan Hal-Hal Ini Dijamin Weekend Kalian Sangat Menyenangkan
Dana tabungan menjadi dominasi utama dengan porsi sebesar 52,97%, menunjukkan kecenderungan masyarakat untuk menyimpan dana di perbankan.
Sementara, sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan menjadi sektor dominan dalam penyaluran kredit/pembiayaan, dengan realisasi sebesar Rp55,12 triliun, meningkat 6,48%.
Pertumbuhan tertinggi tercatat pada sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi dengan peningkatan sebesar 27,06%, mencapai Rp5,72 triliun.
Selain itu, sektor industri pengolahan tumbuh 7,45% dengan nilai Rp17,24 triliun, dan sektor perdagangan besar dan eceran tumbuh 3,71% menjadi Rp54,3 triliun.
Penyaluran kredit/pembiayaan kepada UMKM di Sumbagsel mencapai Rp116,57 triliun per Mei 2024, tumbuh sebesar 10,98%, melampaui target minimal porsi penyaluran kredit/pembiayaan UMKM.
"Penyaluran kredit ini mencapai 40,48% dari total keseluruhan penyaluran kredit di Sumbagsel," katanya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem






