Sumsel

Cak Imin Kritik Food Estate, Petani Terpinggirkan

Deni Hermawan | 21 Januari 2024, 21:37 WIB
Cak Imin Kritik Food Estate, Petani Terpinggirkan

AKURAT.CO SUMSEL Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar menyentil program food estate yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, program ini tidak memperlihatkan semangat keberpihakan kepada rakyat, khususnya petani.

Dalam debat cawapres di JCC, Senayan, Minggu (21/1/2024) malam, Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, menyoroti hasil sensus pertanian BPS yang menunjukkan penurunan jumlah petani rumah tangga selama 10 tahun terakhir.

Ia menyebut bahwa, rumah tangga petani gurem berjumlah hampir tiga juta. 

Cak Imin menilai pemerintah tidak berpihak kepada para petani yang tidak memiliki lahan yang memadai untuk bertani. 

Ia mencatat bahwa 16 juta rumah tangga petani hanya memiliki lahan setengah hektare, sementara ada individu yang memiliki tanah hingga 500 ribu hektare.

"Ini artinya 16 juta rumah tangga petani hanya memiliki tanah setengah hektare. Sementara ada seseorang yang memiliki tanah 500 ribu hektare sebagai kekuasaan yang diberikan negara kepadanya," kata Cak Imin. 

Berdasarkan data BPS, Cak Imin berpandangan, bahwa program food estate tidak sesuai dengan harapan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia juga mencatat dampak pada program ini, seperti konflik agraria dan kerusakan lingkungan.

Cak Imin mengakhiri kritiknya dengan mengutip pesan para pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yang menyatakan bahwa petani adalah penolong negeri.

Namun, menurutnya, saat ini negara dan pemerintah abai terhadap nasib petani dan nelayan.[ ]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A