Sumsel

Tarif Listrik PLN Terbaru, Berlaku 10-16 Agustus 2026

Septiyanti Dwi Cahyani | 11 Agustus 2026, 08:00 WIB
Tarif Listrik PLN Terbaru, Berlaku 10-16 Agustus 2026
Ilustrasi listrik PLN.

AKURAT.CO SUMSEL - Tarif listrik menjadi informasi yang banyak dicari masyarakat setiap awal pekan.

Hal tersebut berkaitan dengan keingin tahuan masyarakat akan penyesuaian harga tarif listrik yang bisa saja tiba-tiba terjadi dan berdampak pada pengeluaran listrik setiap bulannya.

Tarif listrik PLN pada Agustus 2026 masih mengacu pada tarif tenaga listrik Triwulan III 2026 yang berlaku untuk periode Juli hingga September 2026.

Baca Juga: Harga TBS Sawit Sumsel Naik Lagi, Tembus Rp3.891 per Kg pada Awal Agustus

Pemerintah menetapkan tarif listrik bagi pelanggan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada periode tersebut.

Dengan demikian, tarif listrik yang berlaku pada pekan ini, yakni tanggal 10-16 Agustus 2026 tetap sama berdasarkan tarif yang ditetapkan untuk periode Juli-September 2026. Berikut rinciannya:

Baca Juga: Waspada Asap Karhutla, BPBD Sumsel Bakal Rekomendasikan Sekolah Diliburkan

Tarif Listrik Rumah Tangga Non Subsidi

  • Daya 900 VA: Rp1.352 per kWh.

  • Daya 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh.

  • Daya 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh.

  • Daya 3.500 VA hingga 5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh.

  • Daya 6.600 VA ke atas: Rp1.699,53 per kWh.

Baca Juga: Kejari Bongkar Dugaan Penyimpangan Proyek Lampu Jalan, 2 Anggota DPRD Paelmbang Diperiksa

Tarif Listrik Bisnis dan Pemerintah

  • Golongan B-2/TR dengan daya 6.600 VA hingga 200 kVA: Rp1.444,70 per kWh.

  • Golongan P-1/TR atau kantor pemerintah: Rp1.699,53 per kWh.

  • Golongan P-3/TR atau penerangan jalan umum: Rp1.699,53 per kWh.

Baca Juga: Harga Karet Sumsel Naik Lagi, Kini Rp39.076 per Kg dan Berpeluang Tembus Rp40 Ribu

Tarif Listrik Subsidi

  • Daya 450 VA: Rp415 per kWh.

  • Daya 900 VA subsidi: Rp605 per kWh.

  • Daya 900 VA Rumah Tangga Mampu (RTM): Rp1.352 per kWh.

  • Daya 1.300 VA hingga 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh.

  • Daya 3.500 VA ke atas: Rp1.699,53 per kWh.

Baca Juga: Terekam CCTV, Pria Bertopi Curi 5 Burung Dara di Rumah Warga Palembang

Selain untuk pelanggan non subsidi, kebijakan ini juga berlaku bagi 24 golongan pelanggan bersubsidi yang juga dipastikan tidak mengalami perubahan tarif listrik.

Seperti pelanggan sosial, rumah tangga miskin, bisnis kecil, industri kecil, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sebagai informasi, regulasi tentang penyesuaian harga tarif listrik tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024.

Baca Juga: Karhutla Makin Meluas, 11 Kabupaten/Kota Sumsel Kini Berstatus Zona Merah

Mengacu pada aturan tersebut, penyesuaian tarif (tariff adjustment) bagi 13 golongan pelanggan non subsidi sejatinya dilakukan setiap tiga bulan berdasarkan perubahan empat parameter ekonomi makro, yaitu kurs rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan Harga Batu Bara Acuan (HBA).

Namun, saat ini pemerintah memutuskan untuk mempertahankan tarif listrik guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Informasi mengenai tarif listrik PLN dapat diperiksa melalui kanal resmi PLN yakni pln.co.id untuk mengetahui ketentuan dan layanan kelistrikan terbaru. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.