Pengamat Sebut Hak Angket Bukan Untuk Selidki Dugaan Kecurangan Pemilu

AKURAT.CO SUMSEL Pengamat Politik dari Citra Institute, Yusak Farhan, menilai keliru langkah koalisi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 03 dan nomor urut 01 yang bersikeras menggunakan hak angket untuk menyelidiki dugaan kecurangan dalam pemilu.
Menurutnya, penggunaan hak angket seharusnya untuk melakukan pengawasan terhadap pemerintahan, bukan untuk menyelidiki dugaan kecurangan pemilu.
Yusak menganggap bahwa usaha tersebut terlalu berlebihan dan sarat dengan muatan politis.
"Yang perlu dipastikan kan materi dari hak angket itu sendiri, kalau itu terkait dengan kecurangan pemilu saya kira itu sudah terlalu jauh, karena hak angket yang benar mestinya diletakkan dalam konteks pengawasan terhadap eksekutif," kata Yusak dikutip dari Akurat.co, Senin (26/2/2024).
Yusak menekankan bahwa jika koalisi pendukung Capres-Cawapres nomor urut 03 dan nomor urut 01 ingin membuktikan dugaan kecurangan, seharusnya mereka mengikuti prosedur hukum yang telah ditetapkan, seperti melalui Bawaslu atau Mahkamah Konstitusi sesuai dengan Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017.
Yusak juga menduga bahwa wacana penggunaan hak angket tidak hanya bermotif untuk menyelidiki dugaan kecurangan pemilu, namun lebih kepada upaya menjatuhkan nama baik Presiden Joko Widodo. [ ]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









