Sepak Terjang Hasan Nasbi Sebagai Konsultan Politik, Pernah Mengantar Jokowi Ahok Jadi Pemimpin Jakarta

AKURAT. CO SUMSEL - Kabar mundurnya Hasan Nasbi dari jabatan kepala President Communication Office (PCO) di kabinet Presiden Prabowo mengejutkan publik.
Hasan mengaku, keputusan ini tidak diambil secara tiba-tiba dalam kondisi emosional.
Ia juga mengatakan jika surat pengunduran dirinya sudah diajukan sejak 21 April 2025 lalu.
Baca Juga: Gak Mau Grogi Lagi Saat Tampil di Depan Umum? Ini 5 Jurus Ampuh yang Wajib Kamu Coba!
Surat tersebut dikirimkan ke Presiden Prabowo melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
Lantas, bagaimana sebenarnya sosok Hasan Nasbi dan sepak terjangnya di kancah politik ?
Deretan Kontroversi Hasan Nasbi
Baca Juga: Lupakan Sepatu Kerja yang Membosankan, Ini Tren yang Bikin Semangat Ngantor!
Hasan Nasbi dikenal sebagai sosok politikus yang cukup kontroversial.
Terutama dalam memberikan tanggapan terhadap isu-isu yang bergulir di masyarakat.
Seperti teror kepala babi terhadap media Tempo, dugaan suap terkait proyek pembangunan pasar di Cimahi, aliran dana ke teman Ahok sampai statement pembelaan terhadap Kaesang soal jet pribadi.
Baca Juga: Deretan Tanggal Merah di Bulan Mei 2025, Siap-Siap Libur Panjang
Tanggapan-tanggapan yang diberikan Hasan dinilai kerap bertolak belakang dan menyinggung masyarakat.
Sepak Terjang Hasan Nasbi
Hasan Nasbi merupakan pengamat sekaligus konsultan politik asal Bukittinggi, Sumatera Barat. Pria kelahiran 11 Oktober 1979 itu pernah menempuh pendidikan Ilmu Politik di Universitas Indonesia (UI).
Baca Juga: Serba Serbi Hari Buruh, Sejarah hingga Rangkaian Peringatan May Day 2025 yang Akan Dihadiri Presiden
Sebelum terjun ke dunia politik, Hasan sempat menjadi wartawan pada 2005-2006.
Setelah itu, ia bekerja sebagai peneliti di Pusat Kajian Politik UI pada 2006-2008 hingga akhirnya ia mendirikan sebuah lembaga survei bernama Cyrus Network.
Dalam perjalanannya sebagai konsultan politik, nama Hasan Nasbi mulai dikenal publik saat ia menjadi konsultan Politik Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dslam Pilkada DKI Jakarta 2012 silam.
Baca Juga: Mengenal Ragam Rumah Adat Sumatera Selatan dan Makna Filosofinya
Saat itu, ia berhasil membantu mengantar pasangan Jokowi-Ahok menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta.
Pada 2017, nama Hasan Nasbi kembali menjadi perbincabgan karena ia menjadi inisiator berdirinya Teman Ahok.
Yakni sebuah organisasi relawan Ahok pada Pilkada 2017 Jakarta.
Baca Juga: BMKG Sebut Sumsel Kembali Diguyur Hujan Hari Ini Setelah Cerah Berawan Kemarin
Di mana saat itu, Ahok maju secara independen.
Pada pilpres 2014, Hasan Nasbi juga sempat menyampaikan dukungannya terhadap Jokowi sebagaimana dukungannya terhwrap Prabowo Gibran pada Pilpres 2024 lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









