Sumsel
HL Sumsel

Sering Begadang Saat Akhir Pekan? Ini Dampaknya bagi Tubuh dan Cara Mengatasinya

Kurnia | 13 Juni 2026, 13:00 WIB
Sering Begadang Saat Akhir Pekan? Ini Dampaknya bagi Tubuh dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi.

AKURAT.CO SUMSEL Akhir pekan menjadi momen yang paling ditunggu banyak orang setelah melewati rutinitas padat selama sepekan.

Waktu libur sering dimanfaatkan untuk bersantai, berkumpul bersama keluarga, hingga menikmati hiburan.

Namun, tanpa disadari, kebiasaan mengubah jam tidur saat akhir pekan seperti tidur lebih larut atau bangun terlalu siang bisa berdampak pada kondisi tubuh.

Banyak orang merasa lebih bebas mengatur waktu istirahat karena tidak memiliki kewajiban bekerja atau sekolah keesokan harinya. Akibatnya, waktu tidur pun bergeser dan membuat pola tidur menjadi tidak teratur.

Perubahan jadwal tidur ini ternyata dapat memengaruhi ritme biologis tubuh atau yang dikenal sebagai jam internal tubuh.

Ketika pola tidur berubah drastis, tubuh membutuhkan waktu untuk kembali menyesuaikan diri saat rutinitas normal dimulai pada awal pekan.

Salah satu penyebab utama berubahnya pola tidur saat akhir pekan adalah perubahan aktivitas.

Waktu luang yang lebih panjang membuat sebagian orang memilih melakukan kegiatan hingga malam hari, mulai dari berkumpul dengan teman, menghadiri acara keluarga, hingga menikmati hiburan.

Kebiasaan menggunakan perangkat elektronik juga menjadi faktor yang sering membuat seseorang tidur lebih larut.

Menonton film, bermain gim, atau terlalu lama membuka media sosial dapat membuat mata tetap aktif sehingga tubuh sulit memasuki waktu istirahat.

Paparan cahaya dari layar gawai juga dapat menghambat produksi melatonin, yaitu hormon yang membantu mengatur rasa kantuk dan siklus tidur.

Baca Juga: 10 Beasiswa LPDP 2026 Masih Dibuka, Ada Kesempatan Kuliah Gratis S1 hingga S3 di Dalam dan Luar Negeri

Jika kebiasaan tersebut terus dilakukan, seseorang dapat mengalami gangguan kualitas tidur.

Dampaknya bisa berupa tubuh terasa kurang bertenaga, sulit berkonsentrasi, mudah mengantuk, hingga merasa berat menjalani aktivitas di awal minggu.

Untuk menjaga tubuh tetap bugar, menjaga konsistensi waktu tidur menjadi langkah penting. Tidak harus sama persis seperti hari kerja, tetapi perbedaan waktu tidur dan bangun sebaiknya tidak terlalu jauh.

Selain itu, mengatur agenda akhir pekan juga dapat membantu. Aktivitas yang terlalu padat hingga malam hari sebaiknya dikurangi agar tubuh memiliki waktu cukup untuk beristirahat.

Mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur, menciptakan suasana kamar yang nyaman, serta menerapkan pola hidup sehat juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

Akhir pekan memang menjadi waktu untuk melepas penat, tetapi menjaga keseimbangan antara hiburan dan istirahat dapat membuat tubuh tetap siap menghadapi aktivitas di minggu berikutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia