Rekam Jejak Ifan Seventeen yang Baru Diangkat Jadi Dirut PT PFN, Latar Belakang Pendidikan hingga Perjalanan Terjun ke Politik

AKURAT. CO SUMSEL - Diangkatnya Ifan Seventeen menjadi Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) menggegerkan publik.
Pasalnya, pelantun lagu Ayah ini jelas-jelas dikenal sebagai musisi oleh masyarakat.
Kiprahnya di dunia perfilman dirasa masih sangat kurang oleh warganet jika dibanding dengan aktor-aktor atau bahkan sutradara-sutradara tanah air seperti Joko Anwar dan Hanung Bramantyo.
Baca Juga: Waspada Asam Lambung, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat
Rekam jejak hingga perjalanan karier Ifan Seventeen pun turut menjadi sorotan publik seperti yang berhasil dihimpun berikut ini:
Latar belakang pendidikan
Pemilik nama asli Riefan Fajarsyah itu diketahui lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajah Mada (UGM).
Baca Juga: Kode Redeem Free Fire 12 Maret 2025: Klaim Hadiah Eksklusif Secara Gratis!
Ia menamatkan pendidikannya di salah satu kampus terbaik Indonesia itu pada tahun 2005.
Karier musisi
Ifan Seventeen mengawali karier bermusiknya sejak duduk di bangku SMA.
Baca Juga: Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Turun, Kesempatan Investasi?
Saat itu ia membentuk band atau kelompok bermusik bersama teman-temannya dan sering mengikuti lomba.
Pencapaian terbaiknya pada masa itu adalah berhasil menjuarai festival vokal terbaik antar pelajar dalam negeri pada tahun 2001.
Pada tahun 2006, Ifan akhirnya bergabung dengan grup band Seventeen dan mulai merilis album bertajuk Lelaki Hebat pada tahun 2008.
Baca Juga: Gubernur Sumsel Resmikan Jembatan Air Lais dan Trans SP Tanah Abang di Ogan Ilir
Akting
Pria berusia 41 tahun ini diketahui pernah tergabung dalam beberapa judul film.
Diantaranya Sukep: The Movie (2019), Hari Kemarin (2020) dan Melukis Harapan (2024).
Baca Juga: Inspirasi Outfit Lebaran dengan Celana: Tampil Stylish dan Nyaman Saat Hari Raya
Perjalanan terjun ke Politik
Sebelum akhirnya diangkat menjadi Direktur Utama PT PFN oleh Presiden Prabowo, Ifan diketahui sudah dua kali mencoba menyalonkan diri menjadi anggota legislatif DPR namun berakhir gagal.
Yaitu Caleg DPR RI 2014 melalui Partai Gerakan Indonesia Raya untuk Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Caleg DPR RI 2019 melalui Partai Kebangkitan Bangsa untuk Dapil Kalimantan Barat I.
Baca Juga: PP No 11 Tahun 2025 Resmi Ditandatangani Presiden, THR PNS Cair 100 Persen Mulai 17 Maret
Sebagai tambahan informasi, PT PFN merupakan salah satu perusahaan yang dinaungi BUMN yang bergerak di bidang industri audiovisual.
Saat ini PFN telah bertransformasi menjadi perusahaan pembiayaan film.
Pada tahun 2023, PT PFN mencatat pendapatan sebesar Rp 2,7 miliar dengan laba sebesar Rp 220 juta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









