Sumsel

Terkait Ungkapan Mahfud Aparat Terlibat Tambang Ilegal, Ini Tanggapan KSAD Maruli Simanjuntak

Deni Hermawan | 23 Januari 2024, 15:55 WIB
Terkait Ungkapan Mahfud Aparat Terlibat Tambang Ilegal, Ini Tanggapan KSAD Maruli Simanjuntak

AKURAT.CO SUMSEL Cawapres nomor 3, Mahfud, dalam debat keempat Pilpres, mengungkapkan bahwa memberantas kegiatan penambangan ilegal bukan tugas yang mudah karena pelakunya mendapatkan perlindungan dari aparat. 

Menyikapi pernyataan tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan bahwa prajurit dan perwira Angkatan Darat saat ini sudah tidak terlibat dalam kegiatan penambangan ilegal.

"Aparat juga bisa aparatur sipil ya. Belum lengkap itu, jadi kita sulit juga di zaman sekarang ini kalau kita misalnya begitu-begitu masuk video, kita takut sekarang. Jadi enggak seberani itu lagi kita," ungkap Maruli saat jumpa pers di Markas Besar TNI.

Maruli menekankan bahwa TNI kini menerapkan penegakan hukum militer secara tegas dan memberikan sanksi berat kepada seluruh prajuritnya. 

Ia juga menegaskan bahwa kewenangan untuk memberikan izin pertambangan seharusnya berada di tangan kementerian. Maka dari  itu, apabila ada arah indikasi terkait hal tersebut bisa dilaporkan.

Meskipun Maruli mengakui adanya laporan mengenai partisipasi anggota TNI dalam pengawasan kawasan tambang ilegal beberapa tahun yang lalu, ia menegaskan bahwa para pelaku telah dikenai sanksi dan saat ini jumlah pengaduan terkait aktivitas ilegal tersebut sudah mengalami penurunan.

"Saya kira laporan seperti ini ada bangsa sekitar berapa tahun yang lalu. Tentara ikut dalam penambangan-penambangan ini," pungkasnya. [ ]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A