Sumsel

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Dunia di Ambang Krisis Energi Terparah Sepanjang Masa

Septiyanti Dwi Cahyani | 21 Juli 2026, 08:00 WIB
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Dunia di Ambang Krisis Energi Terparah Sepanjang Masa
Peta Laut Merah (Dok. Middle East Monitor)

AKURAT. CO SUMSEL - Aksi saling serang diantara Amerika Serikat (AS) dan Iran membuat konflik di Timur Tengah semakin memanas.

AS dilaporkan terus melanjutkan serangan sejak dua tentaranya tewas akibat serangan rudal Iran di Yordania.

Sementara itu, Iran membalas ancaman bakal menutup akses Laut Merah yang memicu krisis energi semakin parah.

Baca Juga: BMKG Perkirakan 15 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Hari Ini

Berikut rangkuman update perang AS Iran hingga Senin, 20 Juli 2026:

AS Lancarkan Serangan Beruntun di Hari ke-9 Usai Tentaranya Tewas
Militer Amerika Serikat (AS) telah meluncurkan gelombang serangan baru terhadap Iran untuk hari kesembilan berturut-turut, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Serangan ini diluncurkan setelah seorang tentara Amerika kembali tewas akibat serangan drone Teheran di Irak utara. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa serangan militer terbaru terhadap Iran dilakukan untuk menghormati anggota militer AS yang tewas dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Bansos Kemensos Cair Mulai 20 Juli 2026, Berikut Panduan Cek DTKS dan Status Penerima

Iran Instruksikan Houthi Tutup Akses Laut Merah

Dunia di ambang krisis energi terparah sepanjang masa.

Pihak Iran dilaporkan telah menginstruksikan Houthi, kelompok militan di Yaman untuk bersiap siaga menutup total rute minyak mentah Laut Merah.

Perintah ekstrem ini wajib dieksekusi jika Amerika Serikat berani meluncurkan serangan militer ke infrastruktur jaringan listrik dan energi Iran.

Baca Juga: Harga TBS Sawit Sumsel Kembali Naik, Tembus Rp3.827,89 per Kg pada Periode II Juli

Langkah Iran dinilai menjadi kartu terakhir yang bisa melumpuhkan perekonomian global, sekaligus membuka peluang pertempuran baru yang jauh lebih mengerikan di Timur Tengah.

Jika Houthi benar-benar menyerang kapal dagang atau pelabuhan di Laut Merah atas perintah Iran, maka dua urat nadi minyak terbesar di Timur Tengah akan lumpuh secara bersamaan.

Pasokan energi global terancam runtuh.

Baca Juga: Pola Komunikasi Bakom Disorot, Pengamat Nilai Pendekatan Defensif Bisa Gerus Kepercayaan Publik

Warga Yordania Bantu Iran Targetkan Pangkalan Militer AS

IRGC mengklaim informan Yordania telah membantu Iran menargetkan 20 hanggar yang menampung pasukan AS di wilayah Al-Azraq selama serangan sebelumnya.

Mereka mengklaim bahwa fasilitas tersebut hancur dan puluhan personel Amerika tewas, menunjukkan bahwa bahkan salah satu sekutu regional terdekat Washington pun bukan lagi pangkalan belakang yang aman. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.