IDAI Ingatkan Orang Tua Tak Beri Makanan Tinggi Gula Pada Anak Saat Mudik, Ini 3 Dampaknya

AKURAT. CO SUMSEL - Menjelang arus mudik lebaran 2025, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua agar tak memberi makanan tinggi gula pada anak.
Terutama pada saat perjalanan mudik, dimana orang tua sering kali memilih camilan berupa biskuit atau roti-rotian dan minuman kemasan untuk menemani perjalanan.
Hal ini disebabkan makanan tinggi gula memiliki banyak dampak negatif untuk anak-anak.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini, Hujan Dominasi Sebagian Sumsel
Apa saja ? Simak ulasannya berikut.
Menurunkan imunitas
Menurut penjelasan Ketua Umum IDAI, Piprim Basarah Yunarso, konsumsi gula yang berlebihan dapat menurunkan tingkat imunitas anak selama perjalanan.
Baca Juga: Bandara SMB II Palembang Padat! 222 Ribu Penumpang Terbang Sejak Libur Lebaran Dimulai
Karena fungsi sel imun (neutrofil) dapat menurun hingga 40 persen dalam beberapa jam setelah konsumsi.
Gangguan pencernaan
Lebih lanjut, Piprim juga mengimbau agar makanan tinggi karbo seperti roti tawar dan nasi putih tidak diberikan secara berlebihan selama perjalanan mudik.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Shalat Subuh Kota Palembang Sabtu 29 Ramadhan 1446 H
Sebab, semua makanan tersebut mengandung karbohidrat cepat serap yang dapat meningkatkan kadar gula darah hingga menurunkan daya tahan tubuh anak dan memicu gangguan pencernaan.
Meningkatkan tantrum
Makanan tinggi gula dan karbohidrat juga dapat menimbulkan perilaku hiperaktif pada anak.
Baca Juga: Gubernur Sumsel Herman Deru Gelar Open House Idul Fitri 1446 H di Griya Agung Selama Dua Hari
"Kalau kadar gula darah tinggi akan memicu lonjakan energi sesaat, kemudian anak akan cepat lapar lagi akhirnya nanti jadi tantrum dan rewel. Jadi intinya, camilan kemasan tinggi gula dan karbohidrat olahan bisa memicu sindrom metabolik sejak dini jika dikonsumsi terus-menerus," terang Piprim.
Alternatif Camilan yang dianjurkan
Baca Juga: Lonjakan Pemudik di Pelabuhan Tanjung Api-Api: Lebih dari 7.600 Orang Menyeberang ke Bangka Belitung
Piprim menyarankan bagi orang tua yang ingin membawakan anaknya bekal selama perjalanan, lebih memilih makanan dengan kandungan banyak protein hewani seperti telur, ayam, ikan, dan daging.
Bahan-bahan tersebut dapat diolah menjadi beragam camilan sehat seperti arem-arem dan lemper.
Selain padat gizi dan nutrisi, kedua camilan tersebut juga mudah dimakan dan disukai anak-anak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









