Sumsel

Kepergok Curi Kabel Listrik, Pria di Palembang Diamankan Warga lalu Diserahkan ke Polisi

Deny Wahyudi | 21 Juli 2026, 16:00 WIB
Kepergok Curi Kabel Listrik, Pria di Palembang Diamankan Warga lalu Diserahkan ke Polisi
Kepergok Curi Kabel Listrik, Pria di Palembang Diamankan Warga lalu Diserahkan ke Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Aksi pencurian kabel instalasi listrik milik perusahaan di Kota Palembang berhasil digagalkan warga. Seorang pria berinisial CH alias Ican (36) diamankan setelah diduga mencuri kabel milik PT Batu Bangun Jaya di kawasan Kecamatan Ilir Barat II.

Pelaku yang merupakan warga Jalan ST Mansyur, Lorong Gelora III, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan IB II Palembang, kemudian diserahkan kepada anggota Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polrestabes Palembang yang sedang berpatroli di sekitar lokasi.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana mengatakan, pelaku diamankan warga pada Minggu (19/7/2026) malam.

Saat itu, anggota kepolisian yang sedang melakukan patroli melihat kerumunan warga dan langsung mendatangi lokasi.

"Benar, pelaku CH diamankan warga setelah diduga melakukan pencurian kabel. Anggota Unit Pidum yang sedang melakukan patroli kemudian mengamankan pelaku dan membawanya ke Polrestabes Palembang untuk menjalani pemeriksaan," ujar Musa, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga: Tabrakan Tengah Malam di Plaju, Pelajar 16 Tahun Tewas di Tempat

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk menjalankan aksinya.

Barang bukti tersebut meliputi beberapa potongan kabel instalasi listrik, satu tang, satu gunting, satu cutter, satu obeng, serta satu pisau kecil.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, aksi pencurian tersebut diduga terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB, di lokasi yang tidak jauh dari tempat tinggal pelaku.

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap CH untuk mengembangkan kasus tersebut. Polisi mendalami kemungkinan adanya lokasi pencurian lain maupun keterlibatan pelaku lain dalam aksi tersebut.

"Pelaku masih diperiksa. Kami juga melakukan pengembangan untuk mengetahui apakah ada tempat kejadian perkara lainnya atau kemungkinan ada pelaku lain yang terlibat," jelas Musa.

Atas perbuatannya, CH dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ia terancam hukuman pidana penjara paling lama lima tahun.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia