Gegara Tak Diberi Uang, Pria di Palembang Diduga Aniaya Ibu Kandung Pakai Batu hingga Masuk Rumah Sakit

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pria berinisial MNI (29) diduga tega menghantam kepala ibunya menggunakan batu koral hingga korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kasus memilukan itu terungkap setelah adik pelaku, Khoirun Niswah (24), melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang pada Sabtu (23/5/2026).
Tak lama setelah menerima laporan, aparat Polsek Seberang Ulu I bergerak cepat mengamankan pelaku sebelum dibawa ke Polrestabes Palembang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: 5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak Secara Alami Tanpa Deodoran, Mudah dan Efektif Dicoba di Rumah
Menurut keterangan Khoirun, aksi kekerasan yang dilakukan kakaknya bukan pertama kali terjadi. Ia mengaku kedua orang tuanya selama ini kerap menjadi korban amukan pelaku.
“Dulu papa pernah dianiaya sampai mengalami luka tusuk. Sekarang mama dipukul pakai batu di bagian kepala hingga harus dijahit dan dirawat di rumah sakit,” ujarnya.
Peristiwa itu disebut terjadi saat korban, Nyimas Hannah, sedang berada di rumah hanya berdua bersama pelaku. Sementara sang ayah tengah menunaikan salat Jumat dan Khoirun tinggal terpisah karena sudah berkeluarga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penganiayaan diduga dipicu karena pelaku meminta uang kepada ibunya. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi sehingga pelaku emosi dan langsung memukul korban menggunakan batu koral berukuran cukup besar.
Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek di bagian kepala dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
“Dia memang sering memaksa kalau meminta uang kepada orang tua,” kata Khoirun.
Sementara itu, anggota Pamapta Polrestabes Palembang, Hendra Yuswoyo membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut.
“Kami menerima serahan pelaku dari Polsek SU I terkait penganiayaan terhadap ibu kandung menggunakan batu hingga korban mengalami luka di bagian kepala,” jelasnya.
Saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang memicu tindakan pelaku. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyelidikan.
“Laporannya sudah diterima dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tutup Hendra.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun






