Terbujuk Rayu Pacar, Siswi SMP di Palembang Jadi Korban Rudapaksa di Kamar Kost

AKURAT.CO SUMSEL Hancur hati RM (38), seorang ibu di Palembang, saat mendapati kenyataan pahit bahwa putri tercintanya yang masih di bawah umur, SB (13), telah menjadi korban rudapaksa. Tak terima dengan perbuatan tersebut, warga Jalan Taqwa Kalidoni ini resmi melaporkan sang kekasih anaknya ke Polrestabes Palembang, Selasa (3/2/2026).
Terduga pelaku diketahui berinisial RP. Aksi asusila tersebut dilaporkan terjadi di sebuah rumah kost di kawasan Lorong Rawa Bening, Jalan R. Soekamto, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan IT III, Palembang, pada Minggu (18/1/2026) sore.
Peristiwa memilukan ini bermula saat korban tengah berkumpul bersama teman-temannya di dekat sekolah. Saat itu, terlapor RP datang menjemput korban menggunakan sepeda motor. Tanpa curiga, korban pun ikut pergi bersama terlapor untuk berjalan-jalan keliling kota.
Namun, di tengah perjalanan, RP justru mengarahkan sepeda motornya menuju sebuah rumah kost yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Awalnya anak saya dijemput saat sedang berkumpul dengan temannya. Dia diajak pergi motoran, tapi anak saya tidak tahu mau dibawa ke mana," ungkap RM saat memberikan keterangan di hadapan petugas SPKT Polrestabes Palembang.
Baca Juga: Siswa SMA di Palembang Babak Belur Dikeroyok Kakak Kelas, Ibu Korban Tempuh Jalur Hukum
Setibanya di kost tersebut, pelaku mulai melancarkan aksi bujuk rayunya. Meski korban sempat menolak, pelaku terus mendesak dengan dalih hubungan asmara (pacaran) hingga akhirnya korban tak berdaya.
"Terlapor membujuk rayu anak saya untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Karena mereka memang berstatus pacaran, akhirnya anak saya luluh," tambah RM dengan nada sedih.
Kasus ini terungkap setelah ibu korban menaruh curiga dan tanpa sengaja memeriksa ponsel milik SB saat berada di rumah. Bak disambar petir, RM menemukan bukti percakapan yang mengarah pada tindakan asusila yang telah dilakukan RP terhadap putrinya.
RM berharap pihak kepolisian segera bertindak cepat untuk menangkap pelaku. "Kami baru melaporkannya sekarang setelah tahu buktinya. Kami harap pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya," tegasnya.
Laporan ibu korban telah diterima oleh pihak kepolisian dengan dugaan kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur.
Pamapta Polrestabes Palembang, Ipda Adityan Ammar, mengonfirmasi bahwa laporan tersebut telah masuk ke meja SPKT.
"Laporan sudah kami terima dan segera diteruskan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 2Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 3Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 4Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 7Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 85 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







