Sumsel

Harga Karet Sumsel Turun Tipis ke Rp38.806 per Kg, Peluang Tembus Rp40 Ribu Masih Terbuka

Kurnia | 27 Juli 2026, 22:00 WIB
Harga Karet Sumsel Turun Tipis ke Rp38.806 per Kg, Peluang Tembus Rp40 Ribu Masih Terbuka

AKURAT.CO SUMSEL Harga karet di pasar internasional SGX-Sicom mengalami koreksi tipis pada perdagangan awal pekan, Senin (27/7/2026).

Meski turun Rp284 per kilogram, pelaku usaha menilai kondisi pasar masih stabil dan peluang harga kembali menguat masih terbuka.

Berdasarkan data terbaru, harga karet dengan Kadar Karet Kering (KKK) 100 persen turun dari Rp39.090 per kilogram menjadi Rp38.806 per kilogram.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Sumatera Selatan, Rudi Arpian, mengatakan penurunan tersebut masih dalam kategori wajar dan belum mengubah tren pasar secara keseluruhan.

"Penurunan hari ini masih tergolong tipis. Ini lebih merupakan penyesuaian harga setelah sebelumnya mengalami penguatan," ujar Rudi.

Menurutnya, harga karet yang masih bertahan di kisaran Rp38 ribu hingga Rp39 ribu per kilogram tetap memberikan keuntungan bagi petani, sehingga belum berdampak signifikan terhadap pendapatan mereka.

Baca Juga: Pulang Kerja Lalu Tidur, Warga Palembang Kaget Motor di Teras Rumah Raib Saat Subuh

Rudi menjelaskan, koreksi harga pada awal pekan terjadi setelah pasar mencatat penguatan selama dua hari perdagangan sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan pasar sedang berada dalam fase konsolidasi.

"Secara umum pasar belum menunjukkan perubahan arah karena harga masih mampu bertahan di kisaran Rp38 ribu hingga Rp39 ribu per kilogram," katanya.

Ia menilai pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu arah pasar selanjutnya. Jika permintaan tetap terjaga dan sentimen positif berlanjut, harga karet berpeluang kembali naik hingga mendekati Rp40 ribu per kilogram.

"Kalau tren positif masih berlanjut, peluang harga menyentuh Rp40 ribu per kilogram tetap terbuka. Namun untuk sementara pasar masih bergerak dalam fase konsolidasi," jelasnya.

Selain memantau perkembangan harga, Rudi juga mengingatkan petani agar terus menjaga kualitas bahan olah karet (bokar). Menurutnya, kualitas menjadi faktor penting yang menentukan nilai jual di tingkat pabrik.

"Harga yang baik harus diimbangi dengan kualitas bokar yang bagus. Semakin tinggi kadar karet keringnya, semakin optimal harga yang diterima petani," ujarnya.

Berikut daftar harga karet berdasarkan Kadar Karet Kering (KKK) pada perdagangan Senin (27/7/2026):

  • KKK 100 persen: Rp38.806/kg

  • KKK 70 persen: Rp27.164/kg

  • KKK 60 persen: Rp23.284/kg

  • KKK 50 persen: Rp19.403/kg

  • KKK 40 persen: Rp15.522/kg

  • KKK 30 persen: Rp11.642/kg

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia