Rupiah Menguat Tipis ke Kisaran Rp17.980 per Dolar AS pada Perdagangan Jumat Pagi

AKURAT.CO SUMSEL Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat tipis pada perdagangan Jumat (17/7/2026) pagi.
Penguatan terjadi di tengah dinamika pasar global yang masih dipengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga Amerika Serikat serta perkembangan geopolitik internasional.
Hingga sekitar pukul 09.45 WIB, rupiah diperdagangkan di kisaran Rp17.980 per dolar AS di pasar spot. Posisi tersebut menunjukkan pergerakan yang relatif stabil dibandingkan penutupan perdagangan sehari sebelumnya.
Pada awal sesi perdagangan, rupiah sempat dibuka menguat sekitar 0,02 persen ke level Rp17.982 per dolar AS. Selama perdagangan pagi, mata uang Garuda bergerak dalam rentang Rp17.986 hingga Rp18.030 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah juga sempat menyentuh level Rp17.958 per dolar AS atau menguat sekitar 28 poin dibandingkan posisi sebelumnya.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Martabak Kari Enak di Palembang, Kuah Gurih Rempah dan Isian Melimpah
Kinerja tersebut terbilang positif karena sebagian besar mata uang di kawasan Asia justru bergerak melemah pada perdagangan pagi.
Pelaku pasar masih mencermati sejumlah sentimen eksternal yang diperkirakan akan memengaruhi arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek.
Fokus utama tertuju pada kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (The Fed), terutama terkait arah suku bunga, serta perkembangan situasi geopolitik global.
Sementara itu, Bank Indonesia terus memantau stabilitas nilai tukar melalui acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR). Berdasarkan data terbaru per 16 Juli 2026, JISDOR tercatat berada di level Rp18.041 per dolar AS.
Posisi tersebut melanjutkan tren penguatan dibandingkan beberapa hari sebelumnya.
Pada 14 Juli 2026, JISDOR berada di Rp18.099 per dolar AS, kemudian menguat menjadi Rp18.064 pada 15 Juli, sebelum kembali menguat ke Rp18.041 per dolar AS pada 16 Juli 2026.
Pergerakan tersebut menunjukkan rupiah mulai menjauh dari level psikologis Rp18.100 per dolar AS yang sempat tercapai pada awal pekan.
Di sisi lain, kurs dolar AS di perbankan masih berada di atas harga pasar spot. Perbedaan tersebut merupakan hal yang lazim karena setiap bank menetapkan kurs sesuai jenis transaksi, seperti e-rate, TT counter, maupun bank notes, serta memperhitungkan biaya operasional dan margin.
Sebagai ilustrasi, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menetapkan kurs beli dolar AS di level Rp17.925 per dolar AS dan kurs jual sebesar Rp18.025 per dolar AS.
Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juga melakukan penyesuaian kurs secara berkala mengikuti perkembangan pasar selama jam perdagangan.
Analis memperkirakan pergerakan rupiah masih akan dipengaruhi perkembangan data ekonomi global dan kebijakan bank sentral dalam beberapa hari ke depan, sehingga volatilitas nilai tukar diperkirakan tetap akan terjadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 4Bansos PKH BPNT Agustus 2026 Cair, Dapat Berapa?
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Sempat Mondar-mandir di Danau OPI, Pemuda Ini Ditemukan Tewas Tergantung
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 8Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









