Capital Outflow Tembus Rp5,98 Triliun dalam Sepekan, Meski IHSG Menguat

AKURAT.CO, SUMSEL – Investor asing tercatat masih melanjutkan aksi keluar dari pasar saham Indonesia. Sepanjang perdagangan 8 hingga 12 Juni 2026, tercatat terjadi capital outflow atau arus modal keluar sebesar Rp5,98 triliun dari pasar saham domestik.
Melansir Akurat. co, data perdagangan menunjukkan investor asing lebih banyak melakukan aksi jual dibanding beli selama sepekan. Hanya pada perdagangan Jumat (12/6/2026), asing membukukan posisi net buy.
Pada Senin (8/6/2026), investor asing mencatatkan net sell Rp447,06 miliar. Tekanan jual kemudian meningkat pada Selasa (9/6/2026) dengan nilai Rp2,445 triliun.
Aksi jual berlanjut pada Rabu (10/6/2026), investor asing tercatat membukukan net sell Rp3,125 triliun. Sementara pada Kamis (11/6/2026), jual bersih asing sebesar Rp252,64 miliar.
Baru pada perdagangan Jumat (12/6/2026), investor asing kembali mencatatkan net buy Rp287,84 miliar, meski belum mampu menutup total arus dana keluar selama sepekan.
Secara akumulatif sejak awal tahun atau year to date (YtD), modal asing yang keluar dari pasar saham Indonesia telah mencapai Rp67,34 triliun per 12 Juni 2026. Angka tersebut lebih tinggi dibanding posisi per 5 Juni 2026 yang tercatat sebesar Rp61,36 triliun.
Menariknya, derasnya aksi jual investor asing tidak menghalangi penguatan pasar saham domestik. Selama sepekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mencatat kenaikan signifikan sebesar 7,38 persen.
IHSG ditutup di level 6.007,656, naik dari posisi 5.594,765 pada pekan sebelumnya. Selain IHSG, kapitalisasi pasar BEI juga mengalami peningkatan.
Nilai kapitalisasi pasar tercatat naik 7,31 persen menjadi Rp10.524 triliun, dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di level Rp9.807 triliun.
Aktivitas transaksi investor juga menunjukkan peningkatan. Rata-rata frekuensi transaksi harian naik 4,14 persen menjadi 2,51 juta kali transaksi per hari, dari sebelumnya 2,41 juta kali transaksi.
Untuk rata-rata volume transaksi harian juga mengalami peningkatan sebesar 7,46 persen menjadi 36,14 miliar lembar saham, dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 33,63 miliar lembar saham.
Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian mengalami penurunan. Selama periode 8-12 Juni 2026, nilai transaksi harian rata-rata tercatat Rp25,06 triliun, turun 7,07 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp26,97 triliun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








