Sumsel
HL Sumsel

Kisah Yunita dan Arjuna, Sapi Raksasa Palembang yang Dibeli Istana Rp130 Juta

Kurnia | 15 Mei 2026, 18:15 WIB
Kisah Yunita dan Arjuna, Sapi Raksasa Palembang yang Dibeli Istana Rp130 Juta
Kisah Yunita dan Arjuna, Sapi Raksasa Palembang yang Dibeli Istana Rp130 Juta

AKURAT.CO SUMSEL Rasa haru dan bangga tak bisa disembunyikan Yunita Sari saat mengetahui sapi peliharaannya terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Idul Adha 2026.

Peternak asal Jalan Ponorogo, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang itu mengaku tak pernah membayangkan sapi yang dirawatnya selama tiga tahun terakhir akan dilirik tim kepresidenan.

“Saya benar-benar tidak menyangka sapi kami dipilih menjadi hewan kurban Presiden,” ujar Yunita, Jumat (15/5/2026).

Sapi jenis Simental bernama Arjuna itu memiliki bobot fantastis mencapai 1,18 ton dan dibeli pihak Istana Kepresidenan dengan harga sekitar Rp130 juta.

Menurut Yunita, Arjuna memang memiliki postur tubuh berbeda dibanding sapi lainnya. Selain berbobot besar, kondisi kesehatannya juga sangat terjaga karena mendapat perawatan khusus setiap hari.

Baca Juga: Arjuna, Sapi 1,18 Ton Asal Palembang yang Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

Ia mengaku rutin menjaga pola makan Arjuna dengan pakan bernutrisi, vitamin, hingga kebersihan kandang agar sapi tetap sehat dan aktif.

“Arjuna ini unik, dia sangat suka air dan senang dimandikan setiap hari,” katanya sambil tersenyum.

Kebiasaan tersebut membuat kondisi tubuh Arjuna tetap prima hingga akhirnya lolos seleksi sebagai salah satu hewan kurban Presiden Prabowo di Sumatera Selatan.

Yunita mengatakan momen kedatangan tim pemerintah ke kandangnya menjadi pengalaman yang tak akan dilupakan.

Saat itu, ia sempat terkejut karena sapi miliknya masuk dalam kategori hewan kurban dengan standar kepresidenan.

“Waktu tim datang mengecek, kami senang sekali. Ternyata Arjuna memenuhi kriteria,” ujarnya.

Selain perawatan mandiri, kesehatan Arjuna juga rutin dipantau tim kesehatan hewan dari Dinas Peternakan. Pemeriksaan bahkan dilakukan beberapa kali dalam sepekan untuk memastikan kondisi sapi tetap optimal.

Bagi Yunita, terpilihnya Arjuna menjadi hewan kurban Presiden bukan sekadar soal harga atau ukuran sapi, tetapi menjadi kebanggaan besar bagi peternak lokal di Palembang.

“Ini pertama kalinya sapi dari peternakan kami dipercaya menjadi hewan kurban Presiden Indonesia,” katanya.

Rencananya, Arjuna akan diserahkan sehari sebelum Idul Adha untuk proses penyembelihan. Saat ini pihak peternak masih menunggu kepastian lokasi penyerahan, apakah di Masjid Agung Palembang atau Masjid Taqwa Palembang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia