Sumsel
HL Sumsel

Update Daftar Nama 16 Korban Meninggal Kecelakaan KRL dan Kereta Api di Bekasi

Septiyanti Dwi Cahyani | 29 April 2026, 21:30 WIB
Update Daftar Nama 16 Korban Meninggal Kecelakaan KRL dan Kereta Api di Bekasi
Presiden Prabowo saat mengunjungi korban selamat kecelakaan kereta di Bekasi Timur. (Instagram/presidenrepublikindonesia)

AKURAT. CO SUMSEL - Korban meninggal akibat kecelakaan KRL Jabodetabek dengan Kereta Api Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4/2026) bertambah jadi 16 orang.

Terbaru, seorang korban dilaporkan meninggal dunia serelah sempat dirawat di ICU.

Update korban meninggal ini disampaikan oleh Dirut RSUD Bekasi, Ellya Niken Prastiwi pada Rabu (29/4/2016).

Baca Juga: Peran Desa Diperkuat, Gubernur Sumsel Fokus Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Korban yang meninggal hari ini diketahui bernama Mia Citra (25). Jenazahnya juga telah diserahkan ke keluarga dan diberangkatkan ke Ngawi, Jawa Timur.

Berikut daftar nama 16 korban meninggal kecelakaan kereta api di Bekasi Timur:

RS Polri Kramat Jati:

1. Tutik Anitasari
2. Harum Anjasari
3. Nur Alimantun Citra Lestari
4. Farida Utami
5. Vica Acnia Fratiwi
6. Ida Nuraida
7. Gita Septia Wardany
8. Fatmawati Rahmayani
9. Arinjani Novita Sari
10. Nur Ainia Eka Rahmadhyna

Baca Juga: Dugaan Fasum Disulap Jadi Bangunan, PUPR Palembang Lakukan Sidak

RSUD Kota Bekasi:
1. Nuryati
2. Nur Laela
3. Engar Retno Krisjayanti
4. Mia Citra

RS Mitra Bekasi:

1. Adelia Rifani

RS Bella Bekasi:
1. Ristuti Kustirahayu.

Sebelumnya diberitakan telah terjadi kecelakaan antara KRL Jabodetabek dengan KA Argo Bromo Anggrek di sebuah perlintasan kereta yang ada diBekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.

Dari penelusuran, kecelakaan disebut bermula dari korsleting satu taksi Green SM Indonesia di perlintasan kereta.

Baca Juga: Cuma Hitungan Menit di ATM, Motor Mahasiswa di Palembang Raib Terekam CCTV

Akibatnya, tabrakan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan listrik roda empat itu pun tak  bisa dihindari.

Tabrakan tersebut pada akhirnya juga menggangu proses perjalanan kereta yang lain, yakni KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya yang melintas malam itu.

Di sisi lain, polisi juga mengendus adanya kesalahan koordinasi pada petugas kereta.

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Mersot Tajam, Termahal Rp14,7 Juta per Suku

Beberapa dugaan tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe saat diwawancarai awak media pada Selasa (28/4/2026).

Sandhi mengatakan, saat kejadian, polisi menemukan kecepatan KA Argo Bromo Anggrek berada di atas 100 KM per jam.

Akibat kurangnya informasi dan koordinasi tersebut, terjadilah tabrakan di stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.

Kendati demikian, untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan masih diperlukan investigasi lebih mendalam yang sedang dilakukan KNKT. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.