Diduga Karena Kendaraan Motor Bersuara Bising, Personel Polisi dan TNI di Papua Selatan Bentrok

AKURAT. CO SUMSEL - Bentrokan terjadi antara personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Peristiwa ini terjadi di Keppi, ibukota Kabupaten Mappi, Papua Selatan pada Kamis (12/2/2026).
Akibatnya, dua anggota polisi dilaporkan terluka dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Sony Siapkan PS6 dengan Chip AMD Generasi Terbaru, Bakal Hadir dalam Versi Handheld?
Kronologi Peristiwa
Kapolres Mappi Kompol Suparmin menjelaskan, dari laporan informasi berawal dari dugaan anggota Polri yang melintasi depan Mako Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) Keppi, menggunakan kendaraan bermotor dengan suara bising hingga tersinggung.
Akibatnya satu anggota Polres Mappi ditahan di pos batalyon.
Baca Juga: Terjerat Utang, Wanita Paruh Baya Nekat Bakar Toko Emas di Makassar Curi Perhiasan Hampir Rp2 M
Kemudian, pada Kamis pagi, saat hendak mengambil anggota yang ditahan, ada anggota Polri yang melempari pos jaga sehingga menyebabkan terjadinya pertikaian.
Kodam Mandala Trikora Buka Suara
Sementara itu di sisi lain, Kodam XXIV/Mandala Trikora turut buka suara terkait insiden bentrok yang melibatkan oknum anggota TNI dan Polri di Distrik Obaa, Kabupaten Mappi, Papua Selatan, Kamis pagi.
Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Marseling Area 2 Yonif TP 819/PIBP.
Baca Juga: PPPK Dapat THR Lebaran 2026? Ini Syarat, Besaran, dan Prediksi Jadwal Pencairannya
Menurut Kapendam XXIV/Mandala Trikora Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, kejadian bermula dari aksi seorang pengendara sepeda motor yang beberapa kali menggeber kendaraan sambil melontarkan ucapan tidak pantas di sekitar area penjagaan Yonif sejak 6 hingga 11 Februari.
Pada Kamis dini hari, personel siaga melakukan penghentian dan mengamankan satu orang untuk dimintai keterangan.
Dari pemeriksaan awal diketahui bahwa yang bersangkutan ternyata merupakan oknum anggota Polairud Polres Mappi.
Baca Juga: 5 Masjid Bersejarah dan Ikonik yang Wajib Dikunjungi Saat ke Palembang
Pimpinan TNI dan Polri Bertemu
Setelah kejadian tersebut, pada pagi harinya pimpinan Yonif TP 819/PIBP dan pimpinan Polres Mappi menggelar pertemuan.
Kedua pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.
Baca Juga: Kapolri Endus Bahaya Paham Neo Nazi dan White Supremacy Incar Anak di Bawah Umur
Situasi Sempat Memanas
Namun sekitar pukul 09.15 WIT, situasi sempat memanas ketika sekelompok massa mendatangi area satuan dan melakukan pelemparan batu.
Personel di lapangan langsung melaksanakan pengamanan sesuai prosedur yang berlaku.
Baca Juga: Kumpulan Link Download Poster Ramadan 2026, Cocok untuk Kirim Ucapan Selamat dan Info Bukber
Berkat koordinasi cepat kedua institusi, situasi berhasil dikendalikan dan dinyatakan aman tanpa eskalasi lanjutan.
Permasalahan Antar Oknum Anggota
Lebih lanjut, Iwan menegaskan bahwa insiden tersebut bukan konflik institusional, melainkan murni persoalan oknum anggota.
Permasalahan tersebut juga telah ditangani secara cepat dan bijak melalui komunikasi antara pimpinan kedua institusi.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









