Sumsel

5 Fakta Kematian Tragis Prada Lucky, Baru Tugas 2 Bulan, Tubuh Penuh Luka Sayat dan Sundutan Rokok

St Shofia Munawaroh | 8 Agustus 2025, 16:56 WIB
5 Fakta Kematian Tragis Prada Lucky, Baru Tugas 2 Bulan, Tubuh Penuh Luka Sayat dan Sundutan Rokok

AKURAT. CO SUMSEL - Kabar duka datang dari dunia militer Indonesia.

Seorang prajurit muda bernama Lucky Cephril Saputra Namo (23) dilaporkan meninggal secara tragis pada Rabu (6/8/2025).

Kematian Prada Lucky diduga kuat akibat penganiayaan yang dilakukan oleh seniornya di Batalyon Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere (Yonif TP 834/WM).

Baca Juga: Kasus Karhutla di Sumsel Tembus 152 Kejadian, Ogan Ilir Zona Merah

Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, Prada Lucky sempat menjalani perawatan intensit selama beberapa hari di Rumah Sakit Umum Daerah Aeramo.

Insiden ini cukup menyita perhatian publik bahkan sampai masuk jajaran trending topik dalam mesin pencarian Google hari ini.

Berikut fakta-fakta terkait kematian tragis Prada Lucky. 

Baca Juga: Buron Setahun, Pelaku Curas di Kertapati Akhirnya Ditangkap Polisi

Baru 2 Bulan Bertugas

Prajurit Dua (Prada) Lucky diketahui baru bertugas selama dua bulan usai dilantik pada Juni 2025 lalu.

Sebelumnya, dia menjalani pendidikan dasar di Rindam IX/Udayana, Bali.

Baca Juga: Dendam, Pedagang Siomay di Palembang Curi Gerobak Rival dengan Sewa Pick Up

Setelah lulus, ia kemudian ditempatkan di Yonif TP 834/WM, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) 

Anak Seorang TNI Aktif

Ayah Prada Lucky yang bernama Christian Namo juga merupakan seorang anggota TNI berpangkat Sersan Mayor (Serma). 

Baca Juga: Toyota Luncurkan Sienta Juno, Minivan Kompak dengan Kabin Serbaguna

Rumah Sakit Enggan Melakukan Autopsi

Serma Christian Namo mengaku sempat kecewa dengan dua rumah sakit di Kupang yang menolak melakukan autopsi.

Kedua rumah sakit itu adalah RS Tentara dan RS Polri. 

Baca Juga: Pelindo Regional 2 Palembang Kembangkan Bisnis Air Bersih dan Biomassa, Dorong Layanan Pelabuhan Berkelanjutan

Kondisi Tubuh Korban Penuh Luka Sayat dan Memar

Sementara itu, berdasarkan keterangan petugas yang mengurusi jenazah Prada Lucky, ia menyebutkan ada beberapa luka sayat dan lebam di tubuh korban.

Ia menambahkan, bekas luka sundutan rokok juga terlihat di punggung Prada Lucky. 

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Naik Lagi, Paling Murah Rp10,5 Juta per Suku

Kasus Sedang Ditangani

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Infanteri Candra mengatakan, kasus ini sedang ditangani secara intensif oleh instansinya.

Para personel TNI AD yang diduga terlibat dalam penganiayaan Prada Lucky juga sudah ditahan.

Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci berapa jumlah prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan ini. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.