Sumsel

Jejak Karier Zetro Staf KBRI di Peru yang Tewas Ditembak OTK Saat Bersepeda: Baru 5 Bulan Bertugas

St Shofia Munawaroh | 3 September 2025, 08:00 WIB
Jejak Karier Zetro Staf KBRI di Peru yang Tewas Ditembak OTK Saat Bersepeda: Baru 5 Bulan Bertugas

AKURAT. CO SUMSEL - Nama Zetro Leonardo Purba kini tengah menyita perhatian publik internasional.

Ia merupakan Staf KBRI di Peru yang tewas akibat ditembak orang tak dikenal pada Senin (1/9/2025) waktu setempat.

Tragedi ini terjadi hanya beberapa meter dari kediamannya di distrik Lince saat ia sedang bersepeda bersama sang istri.

Baca Juga: BI Prediksi Deflasi Sumsel Masih Berlanjut, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Faktor Utama

Zetro tiba-tiba disergap dua orang yang disebut telah mengintainya sebelumnya, lalu ia dihujani tiga tembakan di kepala.

Saat ini, kasus penembakan yang menewaskan Zetro tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian nasional Peru.

Polisi menyebut kasus ini sebagai kasus pembunuhan bayaran pertama yang terjadi di distrik Lince tahun ini.

Baca Juga: Ibu Muda di Palembang Jadi Korban Pelecehan, Pelaku Langsung Kabur

Lantas, siapa sebenarnya Zetro Leonardo Purba dan bagaimana kiprahnya di lingkup Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia ? 

Profil dan Perjalanan Karier Zetro

Zetro Leonardo Purba adalah seorang diplomat Indonesia yang berusia 40 tahun. Ia menjabat sebagai Penata Kanselerai Muda di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Lima, Peru.

Baca Juga: Pasca Demo Besar, Penumpang di Bandara SMB II Palembang Stabil

Lulusan Sarjana Akuntansi ini mengantongi sertifikasi Bendahara Negara Tersertifikasi (BNT) sejak 6 Juni 2018.

Sebelum ditugaskan ke Peru, Zetro pernah bertugas di KJRI Melbourne, Australia pada periode 2019–2022, di mana ia menjabat sebagai Bendahara sekaligus Penata Kerumahtanggaan.

Baca Juga: PDRB Sumsel 2024 Tembus Rp663,9 Triliun, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Utama

Pada 2024, Zetro sempat dipercaya sebagai Sub Manajer Kinerja Organisasi di Sekretariat Ditjen Kerja Sama ASEAN, sebelum akhirnya dipindahtugaskan ke Lima, Peru sekitar lima bulan yang lalu.

Pria berusia 40 tahun ini dikenal ramah, pekerja keras, serta penuh komitmen dalam tugas diplomatiknya.

Ia juga merupakan ayah dari tiga anak. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.