Kronologi IRT di Palembang Melahirkan di Teras Mushola

AKURAT.CO SUMSEL Sebuah peristiwa kemanusiaan menyita perhatian warganet setelah seorang ibu rumah tangga di Palembang terpaksa melahirkan di teras mushola. Peristiwa yang terekam kamera ponsel warga itu viral di media sosial dan menuai simpati publik.
Ibu rumah tangga bernama Nuraini (32) melahirkan bayinya di teras Mushola Al Ikhlas, Jalan KH Balqi, Lorong Banten VI, Gang Surya 5, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, Senin (12/1/2025) pagi.
Berdasarkan keterangan warga, Nuraini awalnya dibonceng suaminya menggunakan sepeda motor untuk menuju tempat praktik bidan. Namun di tengah perjalanan, Nuraini merasakan kontraksi hebat dan tidak mampu melanjutkan perjalanan.
Melihat kondisi istrinya yang semakin kesakitan, suami Nuraini terpaksa menurunkannya di sekitar mushola untuk mencari bantuan medis.
Baca Juga: Waspada DBD di Balik Sisa Banjir, Dinkes Sumsel Minta Warga OKU Timur dan OKI Siaga
Situasi darurat tersebut langsung mendapat respons warga sekitar. Salah satunya Kamsah, yang saat itu berada di dalam rumah dan melihat Nuraini menahan sakit sambil memegang perutnya.
“Saya lihat dari jendela ibu itu kesakitan, terus saya keluar karena ketubannya sudah pecah,” ujar Kamsah.
Dalam kondisi panik, Kamsah bersama beberapa warga lainnya memapah Nuraini ke teras mushola agar memiliki ruang yang lebih aman dan terbuka. Proses persalinan berlangsung cepat dan hanya beralaskan sehelai kain seadanya.
Sekitar 15 menit kemudian, Nuraini melahirkan anak kelimanya secara normal. Bayi perempuan tersebut lahir dalam kondisi selamat dan langsung ditangani warga sebelum tenaga medis tiba.
“Alhamdulillah bayinya langsung keluar dan selamat,” kata Kamsah yang mengaku tidak memiliki latar belakang medis.
Tak lama berselang, seorang bidan bernama Rahayu, A.Md.Kep, tiba di lokasi untuk memotong tali pusat dan memberikan penanganan lanjutan. Bayi kemudian dibawa ke tempat praktik bidan yang lokasinya tidak jauh dari mushola.
Peristiwa tersebut menjadi pengalaman pertama bagi Kamsah membantu proses persalinan. Ia mengaku bertindak spontan berdasarkan naluri dan nasihat orang tuanya untuk menolong sesama dalam kondisi darurat. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 4Bansos PKH BPNT Agustus 2026 Cair, Dapat Berapa?
- 5Sempat Mondar-mandir di Danau OPI, Pemuda Ini Ditemukan Tewas Tergantung
- 6Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 8Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









