Fenomena Kampung Tiktok yang Viral di Sukabumi, Live 1 Hari Bisa Hasilkan Cuan Puluhan Juta?

AKURAT.CO SUMSEL - Dunia live streaming tiktok dihebohkan dengan joget sadbor atau joget ayam patuk.
Viralnya live video joget sadbor yang dilakukan sekelompok orang yang ada di Kampung Margasari, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi ini, membuat kampung tersebut kini dijuluki sebagai kampung tiktok.
Banyak penonton yang senang melihat live joget sadbor ini, bahkan tayangan live mereka perhari bisa mencapai ribuan penonton.
Baca Juga: VIRAL! Kronologi Ibu Rumah Tangga Aniaya Siswi SMP di Lubuklinggau, Ternyata Residivis Narkoba
Alhasil penonton yang terhibur rela memberikan gift. Bahkan ada beberapa pengemar yang rela memberikan gift terbesar yakni gift paus setelah menonton.
Dirangkum dari berbagai akun di tiktok, saat ini ramai sejumlah konten kreator membuat konten perkiraan pendapatan yang diterima dari live tersebut. Meski belum diketahui pasti jumlah pendapatan yang diterima.
Beberapa konten kreator memperkirakan pendapatan yang dihasilkan perhari dari gift yang diterima sekecilnya bisa mencapai Rp.500 ribu/hari. Namun ada pula pendapat netizen yang menyebut bahwa pendapatan live nya bisa mencapai puluhan juta perhari.
Penasaran dengan sosok sidebor yang kini booming di tiktok?
Melansir dari berbagai sumber, sosok yang memperkenalkan joget sidebor bernama asli Gunawan.
Dia merupakan konten kreator tiktok yang berasal dari Kampung Margasari, Desa Bojongkembar, Kabupaten Sukabumi.
Di era covid, Sadbor memulai aktif dengan jogetnya. Namun perjalannya di awal sebagai konten kreator menemukan tantangan yang berat.
Setidaknya Sadbor butuh waktu sekitar 2 tahun hingga dirinya kini dikenal khususnya penguna tiktik dengan goyangan sadbor-nya.
Saat ini banyak warga setempat yang ikut tertarik mengikuti jejaknya dan bergabung dalam live nya. Bahkan live tiktok yang dilakukan mereka dilakukan hingga malam hari. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









