Sumsel

Bocah 9 Tahun Bakar 13 Rumah Warga karena Terinspirasi Film, KPAI Minta Kondisi Anak Diperiksa Lebih Dalam

St Shofia Munawaroh | 24 Mei 2025, 13:34 WIB
Bocah 9 Tahun Bakar 13 Rumah Warga karena Terinspirasi Film, KPAI Minta Kondisi Anak Diperiksa Lebih Dalam

AKURAT. CO SUMSEL - Seorang anak berusia 9 tahun di Sukabumi dilaporkan telah diamankan oleh pihak berwajib karena membakar 13 rumah warga pada Sabtu (3/5/2025).

Peristiwa ini viral usai seorang pengguna media sosial X mengunggah video kebakaran disertai keterangan tulisan "Terinspirasi Game Online, bocah 9 tahun sebar teror bakar 13 rumah warga".

Sementara itu, menurut keterangan dari pihak kepolisian diketahui jika bocah tersebut yang merupakan pelaku diduga menirukan adegan dalam film atau game yang ia tonton.

Baca Juga: Didikan Orang Tua Zaman Dulu yang Ternyata Bikin Milenial Tersiksa, Kok Bisa?

Anak tersebut melakukan aksinya secara acak menggunakan korek api gas usai waktu shalat.

Anak tersebut kemudian ditangkap oleh petugas ronda pada Sabtu (3/5/2025).

Setelah itu, anak tersebut dibawa ke Polsek Citamiang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: 4 Aktivitas Murah Meriah di Sore Hari Saat Tanggal Tua, Tetap Seru Meski Dompet Tipis!

Dari pemeriksaan tersebut diketahui motif pelaku melakukan pembakaran rumah warga karena iseng dan terobsesi sebah film di televisi.

Saat ini, anak tersebut sudah dikembalikan ke orang tuanya setelah dilakukan musyawarah secara kekeluargaan terkait penyelesaian perkara.

Akibat kejadian ini, banyak korban mengalami kerugian material hingga trauma psikologis yang mendalam.

Baca Juga: Honda PCX atau Yamaha NMAX 2025, Pilih Gaya Mewah atau Tenaga Sporty?

Tanggapan KPAI

Pihak KPAI turut memberikan tanggapan soal anak yang bakar rumah warga di Sukabumi, Jawa Barat.

KPAI pun meminta kepolisian memeriksa kasus ini lebih dalam lagi.

Baca Juga: 5 Tips Make Up Biar Mantan Nyesel dan Minta Balikan, Tampil Glowing Tanpa Banyak Drama

Pasalnya, KPAI menduga bahwa kasus anak membakar rumah di Sukabumi tersebut bukan disebabkan oleh tontonan film semata.

KPAI menganggap bahwa penyebab perilaku anak tersebut didasari oleh beragam faktor, tidak hanya karena satu alasan tunggal.

Adapun tindakan pembakaran rumah tersebut merupakan tanda bahwa kondisi anak perlu didalami agar menemukan akar masalah dan peristiwa tidak kembali terulang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.