Sumsel

Prabowo Dorong Pemerintah Terbuka Kritik, Masalah Harus Diakui dan Dicari Solusinya

Kurnia | 29 Juni 2026, 12:00 WIB
Prabowo Dorong Pemerintah Terbuka Kritik, Masalah Harus Diakui dan Dicari Solusinya
Presiden Prabowo Subianto

AKURAT.CO SUMSEL Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan penting mengenai cara sebuah negara menghadapi berbagai persoalan.

Menurutnya, kemajuan bangsa tidak diukur dari seberapa sedikit masalah yang muncul, tetapi dari keberanian dalam menghadapi dan menyelesaikan setiap tantangan.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan bahwa pemerintah harus memiliki sikap terbuka terhadap kritik, masukan, dan gagasan dari berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi.

Menurutnya, kritik dan masukan bukan menjadi ancaman, melainkan bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem pemerintahan dan menghasilkan kebijakan yang lebih baik.

"Kesulitan itu harus dihadapi. Kita harus berani menghadapi kesulitan, berani mengakui kesulitan, dan bekerja keras mencari solusi," ujar Prabowo.

Presiden juga menyampaikan bahwa berbagai usulan dan pertanyaan yang disampaikan para akademisi akan menjadi perhatian pemerintah. Ia berjanji akan mempelajari setiap masukan yang diterima.

"Saya terima daftar usulan dan pertanyaan yang tadi disampaikan. Saya janji satu per satu akan saya perhatikan," katanya.

Prabowo menilai, baik organisasi maupun negara yang berhasil adalah pihak yang mampu melihat kelemahan secara terbuka. Setelah mengetahui persoalan, langkah berikutnya adalah mencari jalan keluar dan melakukan perbaikan.

Menurutnya, keberanian untuk mengakui kekurangan menjadi salah satu kunci dalam membangun pemerintahan yang kuat.

Baca Juga: Jadwal Piala Dunia Babak 32 Besar 30 Juni 2026, Ada 3 Laga Berlangsung

"Organisasi, masyarakat, dan negara yang sukses adalah yang berani mengetahui, mencari kesulitan dan kekurangan, lalu mengatasinya," jelas Prabowo.

Melalui forum KSTI 2026, Prabowo berharap dunia pendidikan dan riset dapat semakin berperan dalam memberikan solusi terhadap berbagai tantangan nasional maupun global.

Pemerintah, lanjutnya, membutuhkan kerja sama dengan akademisi agar inovasi dan ilmu pengetahuan dapat menjadi kekuatan utama dalam pembangunan Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia