Lampu Jalan di Palembang Banyak Padam, Warga Keluhkan Rawan Kecelakaan hingga Begal

AKURAT.CO SUMSEL Sejumlah warga Kota Palembang mengeluhkan kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) yang banyak mengalami pemadaman di sejumlah titik, terutama pada malam hari.
Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas hingga tindak kriminal di jalanan yang minim penerangan.
Beberapa titik yang dilaporkan mengalami lampu padam di antaranya Jalan Bypass Alang-Alang Lebar, Jalan Residen Abdul Rozak, serta sejumlah kawasan permukiman warga lainnya.
Salah satu warga, Agung Rizky, mengatakan padamnya lampu jalan di kawasan Jalan Residen Abdul Rozak menuju arah Pusri maupun pusat kota membuat kondisi jalan menjadi gelap dan berbahaya.
Ia juga menyebut kawasan tersebut rawan kecelakaan, terlebih beberapa waktu lalu sempat terjadi kasus pembegalan di sekitar lokasi.
“Lampu jalan banyak yang mati, kondisi jalan jadi gelap. Di sini juga sering ada lubang dan rawan kecelakaan,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan warga Perumnas Talang Kelapa, Toto, yang menyoroti padamnya lampu PJU di kawasan Jalan Bypass Alang-Alang Lebar. Menurutnya, ruas jalan tersebut kerap dilalui kendaraan besar sehingga membutuhkan penerangan yang optimal.
Baca Juga: Prabowo Batal ke Rusia, Pilih Tuntaskan “PR Besar” di Dalam Negeri
Ia mengaku khawatir saat berkendara di malam hari karena kondisi jalan yang gelap dan rawan kecelakaan maupun tindak kriminal.
“Selain gelap, kami juga merasa tidak aman karena rawan kecelakaan dan begal,” katanya.
Warga juga menyinggung besarnya anggaran PJU Kota Palembang yang disebut mencapai sekitar Rp140 miliar pada tahun 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pengadaan lampu baru berbasis tenaga surya, penggantian lampu lama, serta pemeliharaan fasilitas penerangan jalan.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengakui masih banyak lampu jalan yang belum berfungsi optimal. Ia menyebut perbaikan yang dilakukan sejauh ini belum menunjukkan hasil signifikan.
“Memang progres perbaikan lampu jalan belum terlalu signifikan,” ujar Ratu Dewa.
Ia mengatakan, pemerintah kota akan menjadikan perbaikan dan pemasangan PJU sebagai salah satu prioritas dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) mendatang.
Namun, ia menyebut masih terdapat kendala teknis terkait penyesuaian nomenklatur anggaran yang perlu diselesaikan terlebih dahulu agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Ratu Dewa juga meminta agar seluruh skema anggaran dikonsultasikan dengan aparat pengawas seperti BPKP, BPK, dan Inspektorat untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai aturan.
Selain perbaikan lampu eksisting, pemerintah kota juga tengah mengkaji penggunaan PJU berbasis tenaga surya sebagai alternatif penerangan jalan di sejumlah titik.
Menurutnya, kebutuhan penerangan jalan di Palembang masih cukup besar sehingga diperlukan perencanaan yang lebih matang, termasuk untuk pemasangan dan perbaikan ribuan titik lampu jalan ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 35 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 4Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 5Hari Ini Libur Apa? Cek Daftar Tanggal Merah Juni Sesuai SKB 3 Menteri
- 6Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Benarkah Pendaftaran CPNS 2026 Sudah Dibuka? Cek Fakta dan Kebenarannya di Sini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








