Ratu Dewa Dorong Komedian Palembang Melek Hukum di Era Media Sosial

AKURAT.CO SUMSEL Di tengah pesatnya perkembangan media sosial, profesi komedian kini tak lagi sekadar menghibur di atas panggung.
Banyak seniman komedi bertransformasi menjadi kreator konten digital dengan jutaan penonton di berbagai platform.
Namun di balik peluang besar tersebut, ancaman jerat hukum juga semakin nyata.
Mulai dari kasus pencemaran nama baik, ujaran kebencian hingga penyebaran hoaks, menjadi risiko yang bisa menimpa siapa saja jika tidak memahami aturan bermedia sosial.
Fenomena itu mendorong Persatuan Seniman Komedi Indonesia (Paski) Korwil Palembang untuk membekali para anggotanya dengan literasi hukum digital.
Hal tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, Selasa (2/6/2026).
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Turun Tipis, Saatnya Beli?
Ketua Paski Korwil Palembang, Budi Keker, mengatakan pihaknya ingin membangun generasi komedian yang tidak hanya kreatif dan menghibur, tetapi juga memahami batasan hukum dalam membuat konten.
“Kami memiliki tim dari Bidang Hukum Paski Palembang yang nantinya akan memberikan sesi sharing dan panduan hukum terkait aktivitas bermedia sosial kepada anggota,” ujarnya.
Menurut Budi, edukasi tersebut penting agar para komedian memahami rambu-rambu hukum sebelum mempublikasikan konten ke media sosial.
Ia menyebut sejumlah regulasi yang perlu dipahami para kreator konten, salah satunya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya terkait pencemaran nama baik, ujaran kebencian hingga penyebaran berita bohong atau hoaks.
Tak hanya fokus pada edukasi hukum, Paski Palembang juga tengah mempersiapkan pelantikan kepengurusan baru dengan target menjadi organisasi komedian yang lebih profesional dan solid.
“Kami berharap kepengurusan periode ini bisa menjadi barometer bagi Paski daerah lain di Indonesia,” katanya.
Ke depan, Paski Palembang juga siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Palembang dan Dinas Pariwisata dalam berbagai agenda hiburan masyarakat, mulai dari Car Free Day (CFD), Car Free Night (CFN), hingga perayaan Hari Jadi Kota Palembang ke-1340.
Sementara itu, Ratu Dewa menyambut baik langkah Paski Palembang dalam meningkatkan kesadaran hukum di kalangan seniman komedi.
Menurutnya, komedi merupakan media komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat.
“Kami berharap seniman komedi Palembang bisa menjadi pelopor penggunaan media sosial yang bijak, cerdas, dan taat hukum,” kata Ratu Dewa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








