Kenek Bus ALS Jadi Saksi Kunci Kecelakaan Maut di Muratara, Polisi Segera Gelar Perkara

AKURAT.CO SUMSEL Penyelidikan kecelakaan maut bus ALS di Kabupaten Musi Rawas Utara yang menewaskan 19 orang masih terus berlanjut.
Polisi kini fokus mendalami keterangan satu-satunya korban selamat bernama Muhammad Fadli yang merupakan kenek bus.
Fadli diketahui masih berada di Muratara dan belum diperbolehkan pulang ke Riau karena statusnya sebagai saksi kunci dalam insiden tragis tersebut.
“Keterangan Fadli masih dibutuhkan karena dia merupakan saksi kunci,” ujar Kasatlantas Polres Musi Rawas Utara AKP M Abdul Karim, Selasa (19/5/2026).
Menurut Karim, hingga dua pekan pascakecelakaan, penyidik masih terus menggali detail kejadian sebelum bus mengalami kecelakaan.
Fadli saat ini tinggal sementara di pool atau agen resmi ALS di kawasan Singkut sambil menjalani pemeriksaan berkala oleh penyidik.
“Besok juga masih ada pemeriksaan lagi. Kami terus menggali informasi yang mungkin belum terungkap,” katanya.
Polisi menyebut Fadli cukup kooperatif selama proses pemeriksaan dan memberikan keterangan rinci terkait kondisi sebelum kecelakaan terjadi.
Baca Juga: Kawasan Timur Dinilai Rawan, Dishub Palembang Fokus Tertibkan Parkir Liar
Selain memeriksa saksi kunci, penyidik juga telah meminta keterangan sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian serta pihak-pihak lain yang dianggap mengetahui insiden tersebut.
AKP Karim mengatakan penyidik saat ini tengah berkoordinasi dengan kejaksaan dan sejumlah pihak terkait sebelum menggelar perkara untuk menentukan tersangka dalam kasus kecelakaan maut tersebut.
“Kami sudah koordinasi dengan kejaksaan dan pihak lainnya. Dalam waktu dekat akan dilakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka,” jelasnya.
Polisi memastikan proses penyidikan dilakukan secara menyeluruh, termasuk kemungkinan memeriksa saksi ahli dan pihak pemerintah guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan bus ALS itu.
“Kami akan ungkap semuanya secara bertahap. Semua saksi akan dipanggil, termasuk saksi ahli dan pihak terkait lainnya. Kami minta masyarakat bersabar,” tegas Karim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Vietnam, Laga Penentu Tiket Semifinal Piala AFF U 19 2026
- 3Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 4Kapan PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Cair? Pantau Jadwal Penyaluran Termin 2 di Sini
- 5Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 6Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 85 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








