Sumsel

Speedboat Tabrak Jukung di Perairan Banyuasin: Hasil Forensik Ungkap WNA China  Alami Luka di Kepala Akibat Benturan Keras

Deni Hermawan | 14 November 2024, 08:22 WIB
Speedboat Tabrak Jukung di Perairan Banyuasin: Hasil Forensik Ungkap WNA China  Alami Luka di Kepala Akibat Benturan Keras

AKURAT.CO SUMSEL – Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang telah melakukan pemeriksaan terhadap jenazah Wu Hao (32), seorang warga negara China, yang tewas dalam insiden kecelakaan di perairan Teluk Tenggirik, Kecamatan Banyuasin 1, Sumatera Selatan.

Dokter Forensik RS Bhayangkara, dr. Indra Nasution, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya luka robek dan memar di kepala korban.

“Sementara korban diduga meninggal akibat tenggelam,” kata dr. Indra, dikutip Kamis (14/11/2024).

Namun, ia menambahkan bahwa untuk memastikan penyebab kematian secara pasti masih diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Sebab pihaknya hanya melakukan pemeriksaan di bagian luar pada tubuh korban.

Menurut dr. Indra, luka di kepala kemungkinan besar terjadi akibat benturan keras, yang menyebabkan korban kehilangan kesadaran dan menelan banyak air.

Sebelumnya, dilaporkan terjadi tabrakan antara speedboat Semoga Jaya dengan Jukung Tiga Berlian yang sedang ditarik oleh Jukung Doa Bersama di perairan Teluk Tenggirik pada Rabu pagi.

Speedboat bermesin 400 PK itu, yang membawa 22 penumpang dan dua awak, berlayar dari Palembang menuju Sei Baung.

Saat speedboat mencapai tikungan di perairan tersebut, kecelakaan pun terjadi. 

Akibatnya, speedboat kehilangan kendali dan tenggelam. (Deny Wahyudi) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A