Sumsel
HL Sumsel

Jalan Rusak 7 Tahun di Tegal Binangun Dikeluhkan Warga, Pengendara Kerap Terjatuh

Deny Wahyudi | 18 Mei 2026, 17:00 WIB
Jalan Rusak 7 Tahun di Tegal Binangun Dikeluhkan Warga, Pengendara Kerap Terjatuh
Jalan Rusak 7 Tahun di Tegal Binangun Dikeluhkan Warga, Pengendara Kerap Terjatuh

AKURAT.CO SUMSEL Warga kawasan Tegal Binangun, Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang mengeluhkan kondisi jalan rusak yang disebut sudah bertahun-tahun tidak mendapat perbaikan.

Kerusakan jalan yang dipenuhi lubang dan permukaan bergelombang itu dinilai membahayakan pengendara serta mengganggu aktivitas masyarakat setiap hari.

Pantauan di lokasi pada Senin (18/5/2026), ruas jalan menuju Tegal Binangun terlihat mengalami kerusakan cukup parah. Aspal jalan tampak terkelupas dan berlubang di sejumlah titik.

Baca Juga: Pusri Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak Korban Kebakaran di 1 Ilir Palembang

Kondisi tersebut membuat kendaraan harus memperlambat laju saat melintas sehingga menyebabkan antrean panjang, terutama pada jam sibuk.

Kemacetan juga diperparah dengan banyaknya kendaraan bertonase besar yang melintas di jalur tersebut.

Salah seorang warga, Ilyas, mengatakan kerusakan jalan sudah berlangsung sekitar tujuh tahun tanpa perbaikan yang berarti.

“Sudah tujuh tahun terakhir ini tidak diperbaiki sampai jalannya tidak rata seperti sekarang,” ujar Ilyas saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, warga bahkan berencana memasang spanduk bernada sindiran terkait kondisi jalan tersebut.

“Nanti rencana kami mau bikin banner bertuliskan ‘Selamat Datang di Kawasan Wisata Jalan Bergelombang’,” katanya.

Ilyas mengaku banyak pengendara yang terjatuh akibat kondisi jalan berlubang, terutama saat malam hari dan musim hujan.

“Kalau hujan jalannya licin dan lubangnya sulit terlihat. Banyak yang jatuh, terutama pengendara perempuan,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Sunarti, warga yang setiap hari melintasi jalan tersebut untuk mengantar anaknya ke sekolah.

Menurutnya, jalan Plaju menuju Tegal Binangun merupakan akses penting masyarakat menuju kawasan Jakabaring.

“Jalan ini penting karena banyak dipakai masyarakat dan kendaraan besar juga lewat sini. Jadi kami harus ekstra hati-hati saat melintas,” katanya.

Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan agar aktivitas warga tidak lagi terganggu dan risiko kecelakaan bisa diminimalkan.

Sunarti juga meminta Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dapat bekerja sama menangani kerusakan jalan tersebut karena berada di wilayah perbatasan menuju Jakabaring.

“Semoga cepat diperbaiki karena hampir sepanjang jalan ini rusak,” tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia