CFD Resmi Jadi Agenda Mingguan Palembang Mulai Besok, Ratu Dewa Undang Warga Laporkan Jukir Liar

AKURAT. CO SUMSEL - Setelah melalui serangkaian uji coba, Car Free Day (CFD) yang akan digelar di kawasan Jakabaring hingga Jembatan Ampera resmi ditetapkan sebagai agenda mingguan Kota Palembang.
Adapun kegiatan akan dimulai besok, Minggu, 17 Mei 2026.
Sejumlah kanton parkir juga telah disiapkan di sejumlah titik lengkap dengan info tarifnya, yakni Rp1000 untuk kendaraan roda dua dan Rp2000 bagi kendaraan roda empat.
Baca Juga: Penembakan di THM Palembang Berujung Penutupan Sementara Panhead
Dengan penetapan tarif tersebut, Wali Kota Palembang Ratu Dewa berharap tak ada lagi kejadian penarikan tarif parkir dari juru parkir liar yang meminta biaya hingga Rp5-10 ribu.
Apabila ada temuan, ia pun mempersilakan masyarakat untuk melaporkan dan memviralkan kejadian tersebut.
Daftar Lokasi Kantong Parkir CFD Palembang
Baca Juga: Ramai Pembahasan Film Pesta Babi, Berikut Sinopsis hingga Deretan Kontroversinya
Wilayah Seberang Ulu: Bina Sriwijaya, Kelenteng 10 Ulu, Depan Bank BRI UKB, Parkir UKB, Bawah Ampera 7 Ulu, Kampung Kapitan.
Wilayah Seberang Ilir: Bawah Ampera 16 Ilir, Masjid Agung, Depan Museum SMB II, Jalan Rumah Bari, Jalan Kolonel Atmo, Jalan Letkol Iskandar.
Dilaksanakan 2 Sesi
Baca Juga: Aparatur Negara Tewas Ditembak Rekan Sendiri di THM Palembang, Pelaku Diperiksa Intensif
Pemerintah Kota Palembang memastikan kegiatan Car Free Day (CFD) sepanjang Kawasan Jakabaring-Jembatan Ampera dan Jalan Jenderal Sudirman hingga putaran Bundaran Kawasan Cinde akan menjadi agenda rutin mingguan mulai 17 Mei 2026.
Pihak Pemkot Palembang menjelaskan, kegiatan CFD akan dibagi menjadi dua sesi.
Sesi pertama CFD dimulai pukul 05.30 hingga 08.00 WIB dengan rute Bundaran Pasar Cinde, Jalan Sudirman, Jembatan Ampera hingga Fly Over Jakabaring.
Baca Juga: 10 Hari OMC di Sumsel, Ribuan Kilogram Garam Disebar untuk Basahi Gambut
Kemudian dilanjutkan sesi kedua pukul 08.00 hingga 09.00 WIB pada rute Bundaran Pasar Cinde, Bundaran Air Mancur hingga Masjid Agung Palembang.
Pemkot Siapka Strategi Hindari Penumpukan Kendaraan
Pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas untuk mencegah adanya penumpukan kendaraan.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Merosot Tajam di Akhir Pekan, Termahal Hanya Rp14,5 Juta per Suku
Salah satunya dengan menerapkan sistem lampu hijau terus atau diloloskan di sejumlah titik strategis.
Kendaraan dari arah Seberang Ulu yang turun di depan Kantor Pos, akan diarahkan lurus menuju Jalan Merdeka tanpa hambatan lampu lalu lintas guna menghindari kepadatan di jalur sempit seperti Jalan Fakih Jalaluddin.
Kemudian untuk arus kendaraan dari arah Seberang Hilir menuju Seberang Ulu jelas Isnaini, akan dialihkan karena penutupan Jalan Sudirman mulai dari Cinde hingga Air Mancur. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








