Sumsel

Ketimpangan Lowongan Kerja di Sumatera Selatan 2025: Banyuasin Tertinggi, PALI Terendah

Kurnia | 18 April 2026, 22:00 WIB
Ketimpangan Lowongan Kerja di Sumatera Selatan 2025: Banyuasin Tertinggi, PALI Terendah
Ilustrasi pencari kerja.

AKURAT.CO SUMSEL Sumatera Selatan mencatat total 14.806 lowongan kerja terdaftar sepanjang 2025.

Dari jumlah tersebut, 8.842 diperuntukkan bagi laki-laki dan 5.964 bagi perempuan.

Meski terlihat cukup besar, distribusinya antar kabupaten/kota menunjukkan ketimpangan yang menarik untuk dicermati.

Kabupaten Banyuasin muncul sebagai wilayah dengan jumlah lowongan kerja tertinggi, mencapai 2.645 posisi. Angka ini bahkan melampaui kota besar seperti Palembang yang mencatat 1.725 lowongan.

Tingginya peluang kerja di Banyuasin didorong oleh seimbangnya kebutuhan tenaga kerja laki-laki (1.368) dan perempuan (1.277), menandakan pasar kerja yang relatif inklusif.

Di sisi lain, Kabupaten PALI menjadi daerah dengan jumlah lowongan terendah, hanya 143 posisi sepanjang tahun.

Selain jumlahnya kecil, ketimpangan gender juga terlihat mencolok, dengan 120 lowongan untuk laki-laki dan hanya 23 untuk perempuan.

Baca Juga: Matahari IP Mall Palembang Diisukan Tutup 26 April 2026, Warga Serbu Diskon Besar-Besaran dan Kenang Masa Lalu

Kabupaten Lahat juga mencuri perhatian dengan total 1.743 lowongan, namun didominasi oleh tenaga kerja laki-laki (1.398), sementara perempuan hanya 345.

Pola serupa terlihat di beberapa daerah lain seperti Ogan Ilir dan Musi Banyuasin, yang masih menunjukkan dominasi kebutuhan tenaga kerja pria.

Sementara itu, kota-kota seperti Prabumulih dan Lubuk Linggau menunjukkan distribusi yang lebih seimbang antara laki-laki dan perempuan.

Prabumulih mencatat 735 lowongan (377 laki-laki, 358 perempuan), sedangkan Lubuk Linggau mencapai 1.016 lowongan dengan selisih gender yang tidak terlalu jauh.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia