Sumsel

Lahan Sempit dan Sungai Dangkal, Boom Baru Tak Lagi Jadi Andalan

Kurnia | 10 April 2026, 22:00 WIB
Lahan Sempit dan Sungai Dangkal, Boom Baru Tak Lagi Jadi Andalan
Ilustrasi

AKURAT.CO SUMSEL Kondisi Pelabuhan Boom Baru di Kota Palembang dinilai sudah tidak lagi mampu menopang pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan.

Pendangkalan alur Sungai Musi serta keterbatasan lahan menjadi kendala utama dalam aktivitas ekspor dan impor.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengungkapkan kedalaman Sungai Musi saat ini hanya berkisar 5 hingga 6 meter.

Kondisi tersebut dinilai tidak memadai untuk mendukung sandar kapal-kapal berukuran besar.

Menurutnya, keterbatasan kedalaman alur sungai berdampak langsung pada kelancaran distribusi barang, terutama untuk kebutuhan ekspor-impor yang membutuhkan kapal bertonase besar.

Selain itu, luas Pelabuhan Boom Baru yang hanya sekitar 27 hektare juga dianggap tidak lagi relevan dengan kebutuhan logistik modern.

Keterbatasan ruang ini berdampak pada efisiensi bongkar muat serta peningkatan biaya distribusi barang.

Deru menilai, kondisi tersebut turut mempengaruhi daya saing ekonomi daerah, termasuk dalam mendukung ekosistem ekonomi digital dan perdagangan internasional.

Padahal, Sumatera Selatan memiliki potensi sumber daya alam yang besar untuk dipasarkan ke luar negeri.

Sebagai solusi, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendorong percepatan pembangunan pelabuhan baru yang memiliki akses langsung ke laut dalam.

Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi sekaligus menarik minat investor.

Menurut Deru, keberadaan pelabuhan yang representatif menjadi faktor penting dalam pengembangan kawasan ekonomi.

Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, potensi investasi dinilai sulit berkembang secara optimal.

Di sisi lain, aktivitas logistik menuju Pelabuhan Boom Baru selama ini juga kerap menimbulkan persoalan di darat.

Lalu lintas truk yang padat disebut sering menyebabkan kemacetan hingga meningkatkan risiko kecelakaan di sejumlah ruas jalan utama di Palembang.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pun berharap dukungan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan, agar rencana pembangunan pelabuhan baru dapat segera direalisasikan.

Pelabuhan baru tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan efisiensi distribusi, memperkuat konektivitas perdagangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumatera Selatan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia