Lahan Sempit dan Sungai Dangkal, Boom Baru Tak Lagi Jadi Andalan

AKURAT.CO SUMSEL Kondisi Pelabuhan Boom Baru di Kota Palembang dinilai sudah tidak lagi mampu menopang pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan.
Pendangkalan alur Sungai Musi serta keterbatasan lahan menjadi kendala utama dalam aktivitas ekspor dan impor.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengungkapkan kedalaman Sungai Musi saat ini hanya berkisar 5 hingga 6 meter.
Kondisi tersebut dinilai tidak memadai untuk mendukung sandar kapal-kapal berukuran besar.
Menurutnya, keterbatasan kedalaman alur sungai berdampak langsung pada kelancaran distribusi barang, terutama untuk kebutuhan ekspor-impor yang membutuhkan kapal bertonase besar.
Selain itu, luas Pelabuhan Boom Baru yang hanya sekitar 27 hektare juga dianggap tidak lagi relevan dengan kebutuhan logistik modern.
Keterbatasan ruang ini berdampak pada efisiensi bongkar muat serta peningkatan biaya distribusi barang.
Deru menilai, kondisi tersebut turut mempengaruhi daya saing ekonomi daerah, termasuk dalam mendukung ekosistem ekonomi digital dan perdagangan internasional.
Padahal, Sumatera Selatan memiliki potensi sumber daya alam yang besar untuk dipasarkan ke luar negeri.
Sebagai solusi, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendorong percepatan pembangunan pelabuhan baru yang memiliki akses langsung ke laut dalam.
Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi sekaligus menarik minat investor.
Menurut Deru, keberadaan pelabuhan yang representatif menjadi faktor penting dalam pengembangan kawasan ekonomi.
Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, potensi investasi dinilai sulit berkembang secara optimal.
Di sisi lain, aktivitas logistik menuju Pelabuhan Boom Baru selama ini juga kerap menimbulkan persoalan di darat.
Lalu lintas truk yang padat disebut sering menyebabkan kemacetan hingga meningkatkan risiko kecelakaan di sejumlah ruas jalan utama di Palembang.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pun berharap dukungan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan, agar rencana pembangunan pelabuhan baru dapat segera direalisasikan.
Pelabuhan baru tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan efisiensi distribusi, memperkuat konektivitas perdagangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumatera Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Vietnam, Laga Penentu Tiket Semifinal Piala AFF U 19 2026
- 3Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 4Kapan PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Cair? Pantau Jadwal Penyaluran Termin 2 di Sini
- 5Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 6Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 85 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








