Sumsel

Peserta KB Aktif di Sumsel Tembus 906 Ribu, Metode Suntik Paling Dominan

Kurnia | 2 April 2026, 20:00 WIB
Peserta KB Aktif di Sumsel Tembus 906 Ribu, Metode Suntik Paling Dominan
Ilustrasi KB.

AKURAT.CO SUMSEL Program Keluarga Berencana (KB) di Sumatera Selatan menunjukkan capaian signifikan sepanjang 2025.

Jumlah peserta KB aktif tercatat mencapai 906.683 orang, dengan metode suntik menjadi pilihan paling dominan di masyarakat.

Berdasarkan data terbaru, metode suntik mendominasi dengan total 573.346 peserta, disusul penggunaan pil sebanyak 115.733 orang dan implan mencapai 159.820 peserta.

Sementara metode lainnya seperti IUD, MOW, MOP, dan kondom tercatat dengan angka yang lebih rendah.

Dominasi metode suntik dinilai mencerminkan preferensi masyarakat terhadap kontrasepsi yang praktis dan mudah diakses.

Dari sisi wilayah, Palembang menjadi daerah dengan jumlah peserta KB aktif tertinggi, mencapai 122.735 orang. Angka ini menjadikan Palembang sebagai kontributor terbesar dalam program KB di Sumsel.

Baca Juga: Ekonomi Sumsel Tumbuh 5,33 Persen, Lampaui Rata-rata Nasional di Tengah Tekanan Global

Di posisi berikutnya, Kabupaten Ogan Komering Ilir mencatat 97.964 peserta, disusul Banyuasin dengan 94.634 peserta. Sementara Muara Enim berada di angka 75.130 dan Musi Banyuasin sebanyak 72.076 peserta.

Sebaliknya, daerah dengan jumlah peserta KB aktif terendah tercatat di Musi Rawas Utara dengan 22.293 peserta, serta Pagar Alam sebanyak 15.853 peserta.

Tingginya angka partisipasi ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga terus meningkat. Program KB juga dinilai berperan penting dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Pemerintah daerah diharapkan terus mendorong sosialisasi dan akses layanan KB, terutama di wilayah dengan angka partisipasi yang masih rendah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia