Sumsel

BBM Stabil di Sumsel, Herman Deru Soroti Pentingnya Ketahanan Pangan

Kurnia | 28 Maret 2026, 21:00 WIB
BBM Stabil di Sumsel, Herman Deru Soroti Pentingnya Ketahanan Pangan
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia, khususnya di wilayah Sumsel, masih stabil dan belum mengalami kenaikan.

Kondisi ini dinilai cukup positif di tengah tren global yang menunjukkan banyak negara mulai menyesuaikan harga energi.

Menurut Deru, pasokan BBM di Sumsel saat ini juga dalam kondisi aman dan belum menunjukkan tanda-tanda gangguan.

Hal tersebut tidak terlepas dari peran Indonesia sebagai negara yang tidak hanya mengimpor, tetapi juga memproduksi energi, meski masih membutuhkan dukungan pasokan dari luar negeri.

Baca Juga: Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu-sabu di Dua Lokasi Berbeda di Palembang

“Untuk sementara ini masih terkelola dengan baik, sehingga masyarakat belum merasakan kenaikan,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas energi nasional. Kebijakan yang tepat dinilai menjadi faktor penting dalam menahan gejolak harga di tengah tekanan global.

Namun, Deru mengingatkan bahwa isu energi tidak sepenuhnya sekrusial sektor pangan. Menurutnya, konsumsi energi masih bisa dikendalikan melalui efisiensi, sementara kebutuhan pangan bersifat mendasar dan tidak bisa ditunda.

“Kalau energi bisa dihemat, tapi kalau pangan tidak bisa ditawar. Ini yang harus benar-benar kita jaga,” tegasnya.

Sumatera Selatan sendiri saat ini berada dalam posisi strategis sebagai daerah yang telah mencapai swasembada pangan.

Kondisi ini menjadi modal penting bagi provinsi tersebut untuk berkontribusi lebih luas, tidak hanya memenuhi kebutuhan daerah sendiri, tetapi juga menopang kebutuhan nasional.

Meski demikian, Deru menekankan bahwa capaian tersebut bukan akhir dari upaya. Ia menyebut Sumsel masih memiliki tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan produksi dan distribusi pangan.

“Sumsel harus bisa menjadi penyangga beras nasional, bukan hanya cukup untuk diri sendiri,” katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia