Kapolda Sumsel Wanti-wanti Ancaman Karhutla Usai Lebaran, Minta Jajaran Siaga Dini

AKURAT.CO SUMSEL Usai momen libur Lebaran 2026, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi perhatian serius aparat kepolisian di Sumatera Selatan (Sumsel).
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Shandi Nugroho, mengingatkan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang diprediksi meningkat tahun ini.
Peringatan tersebut disampaikan saat apel sekaligus halal bihalal bersama jajaran di halaman Mapolda Sumsel, Rabu (25/3/2026).
Menurut Shandi, berdasarkan data dan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun 2026 diperkirakan datang lebih awal dan cenderung lebih kering dibanding tahun sebelumnya.
“Kondisi ini berpotensi meningkatkan jumlah titik panas yang bisa berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Baca Juga: Waspada! Musim Kemarau 2026 di Sumsel Diprediksi Lebih Cepat dan Lebih Kering
Mengantisipasi hal tersebut, Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera memperkuat langkah mitigasi.
Upaya yang ditekankan meliputi peningkatan sinergi lintas instansi, pemetaan wilayah rawan, hingga edukasi kepada masyarakat.
Selain itu, pencegahan praktik pembakaran lahan juga menjadi fokus utama yang harus dilakukan secara masif.
“Karhutla tidak bisa ditangani secara sektoral. Kita harus bergerak bersama dan melakukan pencegahan sejak dini,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Shandi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja keras menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan, Idulfitri, hingga Hari Raya Nyepi.
Ia menilai keberhasilan menjaga situasi tetap kondusif merupakan hasil kolaborasi antara berbagai pihak, mulai dari Polri, TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat.
“Ini adalah hasil kerja sama yang kuat dari semua elemen,” katanya.
Meski aktivitas masyarakat mulai kembali normal, Operasi Ketupat 2026 diketahui masih berlangsung hingga pukul 24.00 WIB pada hari tersebut.
Kapolda pun meminta seluruh personel tetap siaga penuh, terutama dalam memantau arus balik Lebaran serta menjaga situasi kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.
Dengan potensi kemarau yang lebih ekstrem, kesiapsiagaan sejak dini dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya bencana karhutla yang kerap melanda wilayah Sumsel setiap tahunnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









