Sumsel

Ketimpangan Gender di Sumsel Masih Terlihat, Ogan Ilir Tertinggi, Muba Terendah

Kurnia | 19 Maret 2026, 22:00 WIB
Ketimpangan Gender di Sumsel Masih Terlihat, Ogan Ilir Tertinggi, Muba Terendah
ilustrasi

AKURAT.CO SUMSEL Capaian pembangunan gender di Sumatera Selatan menunjukkan dinamika yang beragam antarwilayah.

Data terbaru tahun 2025 mencatat indeks pembangunan gender (IPG) provinsi ini berada di angka 94,09, namun kesenjangan antar kabupaten/kota masih cukup mencolok.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik, Kabupaten Ogan Ilir menjadi daerah dengan capaian IPG tertinggi, yakni 99,40.

Angka ini menunjukkan tingkat kesetaraan gender yang relatif baik dibandingkan daerah lain di Sumsel.

Sebaliknya, Kabupaten Musi Banyuasin tercatat sebagai wilayah dengan IPG terendah, yaitu 84,77.

Baca Juga: Sertifikat HPL Tanjung Carat Diserahkan, Gubernur Sumsel Dorong Percepatan Pelabuhan Strategis

Disusul Musi Rawas dengan angka 87,36, yang menandakan masih adanya tantangan dalam mewujudkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, khususnya dalam aspek kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Sejumlah daerah lain menunjukkan capaian yang cukup tinggi, seperti Kota Lubuk Linggau (96,43), Kota Pagar Alam (95,86), dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (95,65).

Sementara itu, Kota Palembang sebagai ibu kota provinsi mencatat angka 97,74, berada di atas rata-rata provinsi.

Di sisi lain, beberapa wilayah masih berada di bawah rata-rata provinsi, seperti Muara Enim (91,75), Banyuasin (91,10), serta Musi Rawas Utara (92,75).

Kondisi ini mengindikasikan perlunya perhatian lebih dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan gender.

IPG sendiri merupakan indikator penting yang menggambarkan perbandingan capaian pembangunan manusia antara laki-laki dan perempuan, dengan menggunakan komponen utama seperti umur harapan hidup, pendidikan, dan standar hidup layak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia