Sumsel

Hunian Hotel di Sumsel Menguat pada 2025, TPK Hotel Berbintang Tembus 55,48 Persen di Akhir Tahun

Kurnia | 11 Maret 2026, 21:00 WIB
Hunian Hotel di Sumsel Menguat pada 2025, TPK Hotel Berbintang Tembus 55,48 Persen di Akhir Tahun

AKURAT.CO SUMSEL Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Sumatera Selatan sepanjang 2025 menunjukkan tren yang relatif stabil dengan kecenderungan meningkat pada paruh akhir tahun.

Data menunjukkan hotel berbintang mencatat tingkat hunian yang jauh lebih tinggi dibandingkan hotel nonbintang.

Berdasarkan data statistik 2025, TPK hotel berbintang pada Januari berada di angka 43,65 persen dan sempat turun pada Maret menjadi 31,46 persen.

Namun setelah itu tingkat hunian mulai meningkat secara bertahap hingga mencapai 55,48 persen pada Desember 2025, yang menjadi angka tertinggi sepanjang tahun.

Kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas perjalanan dinas, kegiatan pemerintahan, hingga kunjungan wisata yang berdampak pada sektor perhotelan.

Baca Juga: Kenalan di Facebook Berujung Petaka, Motor Pemuda Palembang Raib Dipinjam Pria Mengaku Saudara Wanita

Sementara itu, hotel nonbintang juga mengalami pergerakan yang relatif stabil meskipun berada di bawah hotel berbintang.

Tingkat hunian hotel nonbintang pada Januari tercatat 20,97 persen, kemudian sempat turun pada Maret menjadi 17,13 persen.

Pada paruh kedua tahun 2025, tingkat hunian hotel nonbintang mulai mengalami peningkatan hingga mencapai 24,63 persen pada Desember.

Meningkatnya tingkat hunian hotel menjelang akhir tahun didorong oleh berbagai kegiatan seperti perjalanan wisata, rapat dan konferensi, serta libur akhir tahun yang meningkatkan mobilitas masyarakat.

Selain itu, sejumlah kegiatan berskala regional yang digelar di kota-kota besar seperti Palembang turut memberi kontribusi terhadap meningkatnya permintaan kamar hotel.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia