Sumsel

Sumatera Selatan Catat Inflasi Terendah di 2024, Pj Gubernur Elen Setiadi Apresiasi Upaya Bersama

Maman Suparman | 2 Januari 2025, 20:00 WIB
Sumatera Selatan Catat Inflasi Terendah di 2024, Pj Gubernur Elen Setiadi Apresiasi Upaya Bersama

AKURAT.CO SUMSEL Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), inflasi di provinsi ini pada bulan Desember 2024 tercatat cukup stabil. Inflasi m-to-m tercatat sebesar 0,50%, inflasi y-on-y sebesar 1,20%, dan inflasi y-to-d juga 1,20%.

Angka inflasi ini menempatkan Sumsel pada peringkat kedelapan inflasi terendah di Indonesia, di bawah rata-rata nasional yang berada pada angka 1,57%.

Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi memberikan apresiasi kepada semua pihak, termasuk jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang telah bekerja keras menjaga kestabilan inflasi di Sumsel. Elen mengungkapkan,

“Alhamdulillah, kita sudah mendengarkan hasil rilis dari BPS Sumsel yang cukup menggembirakan. Saya mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja sama menjaga kestabilan inflasi di Sumsel, dan kita masih berada di bawah inflasi nasional,” ujarnya, Kamis (1/1/2025).

Elen optimis bahwa kondisi ini akan terus terjaga, bahkan bisa lebih stabil di masa depan, asalkan semua pihak terus berkolaborasi untuk mengatasi faktor-faktor yang menjadi penyebab inflasi, terutama menjelang hari besar.

Baca Juga: Tujuh Mahasiswi Palembang Jadi Korban Penipuan Lowongan Kerja, Kerugian Capai Rp 25 Juta

“Kami percaya inflasi di Sumsel akan tetap stabil, terutama dengan persiapan menghadapi bulan puasa dan Idul Fitri 2025. Oleh karena itu, komoditas-komoditas yang berpotensi mempengaruhi inflasi perlu mendapatkan perhatian lebih,” lanjutnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga pada momen tersebut, Elen juga menekankan pentingnya gerakan Gerakan Sumsel Mandi Pangan (GSMP) yang sudah dilaksanakan dengan baik.

“Gerakan Mandiri Pangan Goes To School dan Goes To Office akan terus kita dorong, ini adalah langkah kita dalam mengatasi inflasi menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” ungkapnya.

Selain itu, Elen juga mengungkapkan rasa syukurnya atas stabilitas nilai ekspor dan Nilai Tukar Petani (NTP) di Sumsel. Berdasarkan catatan BPS, pada Desember 2024, NTP Sumsel tercatat di angka 128,5, yang menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Sektor ekspor juga menunjukkan perkembangan positif, dengan nilai ekspor sektor pertanian mencapai 13,99 juta USD, industri 284,42 juta USD, migas 42,08 juta USD, dan total ekspor Sumsel mencapai 642,88 juta USD.

“Nilai ekspor kita tetap tumbuh dengan baik. Begitu juga dengan NTP yang berada di atas rata-rata nasional, ini menunjukkan peningkatan kesejahteraan petani. Kita harus menjaga pencapaian ini karena ini sangat penting bagi kesejahteraan mereka,” pungkasnya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia