Embarkasi Palembang Berangkatkan 1.109 Jemaah, Kloter 3 Asal OKU Timur Menuju Madinah

AKURAT.CO SUMSEL Sebanyak 370 jemaah haji kloter 3 asal Kabupaten OKU Timur resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Selasa (6/5/2025) dini hari.
Kloter ini menambah jumlah total jemaah yang telah diberangkatkan Embarkasi Palembang menjadi 1.109 orang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumsel, Syafitri Irwan, mengungkapkan bahwa sejauh ini proses pemberangkatan jemaah berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Alhamdulillah, dari kloter 1 hingga 3, total 1.097 jemaah dan 12 petugas telah kita berangkatkan. Proses berjalan tertib dan aman,” ujarnya.
Syafitri yang juga menjabat Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang menegaskan pihaknya terus melakukan evaluasi demi memastikan setiap kloter dapat diberangkatkan secara optimal.
Baca Juga: Kata Erick Thohir Soal KPK Terancam Tak Bisa Tangkap Direksi BUMN, Korupsi Tetap Dipenjara
“Kita terus tingkatkan pelayanan dan koordinasi antarlembaga, agar kenyamanan jemaah tetap terjaga hingga kloter terakhir,” imbuhnya.
Tahun ini, Embarkasi Palembang dijadwalkan memberangkatkan 7.012 jemaah asal Sumatera Selatan dan 1.065 jemaah asal Bangka Belitung.
Selain itu, sebanyak 88 petugas kloter turut mendampingi perjalanan ibadah ini. Seluruh jemaah diberangkatkan melalui 22 kloter dengan maskapai Saudi Arabia Airlines yang menyediakan 370 kursi per penerbangan.
Dibagi dalam dua gelombang, kloter 1 hingga 11 dijadwalkan menempuh rute Palembang–Madinah, sementara kloter 12 hingga 22 langsung menuju Jeddah dan kemudian ke Makkah.
“Perbedaan rute ini terkait pengaturan waktu ibadah di dua kota suci, Madinah dan Makkah, termasuk proses Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” terang Syafitri.
Ia juga mengingatkan para jemaah untuk memanfaatkan kesempatan berhaji ini dengan sebaik-baiknya, mengingat masa tunggu yang semakin panjang.
“Saat ini, waiting list haji untuk Sumsel sudah mencapai 30 tahun. Karena itu, niatkan ibadah ini sepenuh hati dan perbanyak amal selama di Tanah Suci,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









