Sumsel

Daya Tampung SMA Negeri Sumsel Naik Jadi 69 Ribu, Disdik Terapkan Jalur Akademik di SPMB 2025/2026

Maman Suparman | 8 Mei 2025, 17:30 WIB
Daya Tampung SMA Negeri Sumsel Naik Jadi 69 Ribu, Disdik Terapkan Jalur Akademik di SPMB 2025/2026

AKURAT.CO SUMSEL Dinas Pendidikan Sumsel resmi menetapkan daya tampung peserta didik baru untuk jenjang SMA negeri tahun ajaran 2025/2026. Berdasarkan keputusan Kadisdik Sumsel nomor: 067/5755/SMA.1/DISDIK.SS/2025, kapasitas total mencapai 69.135 siswa atau setara 1.920 rombongan belajar (rombel) yang tersebar di 330 sekolah.

Angka tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, yang hanya menampung 66.420 siswa dalam 1.845 rombel.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Zulkarnain, menyebutkan bahwa lonjakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjawab kebutuhan akses pendidikan yang semakin tinggi.

"Penambahan daya tampung ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memperluas layanan pendidikan menengah. Khususnya di kota-kota besar seperti Palembang, di mana jumlah pendaftar setiap tahun terus meningkat," kata Zulkarnain, Kamis (8/5/2025).

Beberapa SMA favorit di Palembang seperti SMAN 1, SMAN 3, SMAN 10 hingga SMAN 22 tercatat membuka 12 rombel atau sekitar 432 kursi siswa baru.

Baca Juga: Daftar 9 Wilayah di Palembang Terdampak Pemadaman Listrik PLN Jumat 9 Mei 2025

Sementara itu, Dinas Pendidikan juga memastikan pelaksanaan Penerimaan Siswa Baru (SPMB) tahun ini akan menerapkan sistem yang lebih ketat dan akuntabel, termasuk di dalamnya penyaringan lewat jalur prestasi akademik.

“Ada penyesuaian sistem tahun ini, salah satunya adalah ujian untuk jalur prestasi akademik yang akan menjadi tambahan instrumen seleksi. Ini bagian dari penyempurnaan proses SPMB,” ujar Zulkarnain.

Pendaftaran SPMB tahun ini dibuka melalui empat jalur seleksi: zonasi domisili minimal 35 persen, afirmasi paling sedikit 30 persen, jalur mutasi maksimal 5 persen, dan prestasi minimal 30 persen.

Zulkarnain menambahkan, petunjuk teknis dan alur pendaftaran telah disosialisasikan ke seluruh satuan pendidikan, termasuk melalui pertemuan daring agar jangkauan informasi merata hingga ke daerah.

“Kami sudah gelar sosialisasi lewat Zoom, karena lebih efisien untuk menjangkau seluruh kabupaten/kota,” tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia