Sumsel

Petisi Final Piala Dunia 2026 Diulang Tembus 80 Ribu Tanda Tangan, Bisakah FIFA Mengabulkannya?

Kurnia | 24 Juli 2026, 12:00 WIB
Petisi Final Piala Dunia 2026 Diulang Tembus 80 Ribu Tanda Tangan, Bisakah FIFA Mengabulkannya?

AKURAT.CO SUMSEL Kekalahan Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 masih menyisakan perdebatan.

Sejumlah pendukung Tim Tango meluncurkan petisi yang meminta FIFA mengulang pertandingan tersebut. Hingga kini, petisi itu telah ditandatangani lebih dari 80 ribu orang.

Petisi tersebut dibuat melalui platform Change.org oleh seorang pendukung bernama Gisela Sanchez.

Dalam keterangannya, ia menuding wasit Slavko Vincic memimpin pertandingan secara tidak adil dan meminta FIFA mengevaluasi kinerjanya.

Namun, petisi itu tidak menyertakan bukti konkret yang mendukung tudingan tersebut.

Sanchez hanya menyebut adanya sejumlah video yang beredar di media sosial yang dianggap menunjukkan keputusan wasit lebih menguntungkan Spanyol.

Apakah Final Bisa Diulang?

Meski aturan FIFA memungkinkan pertandingan diulang dalam kondisi tertentu, peluang final Piala Dunia 2026 digelar ulang sangat kecil.

Pengulangan laga biasanya hanya dilakukan jika ditemukan pelanggaran serius terhadap regulasi pertandingan atau ada keputusan luar biasa dari otoritas yang berwenang.

Sementara itu, final antara Spanyol dan Argentina telah selesai dimainkan, juara sudah ditetapkan, dan turnamen resmi berakhir.

Dengan kondisi tersebut, petisi yang beredar diperkirakan tidak akan mengubah hasil pertandingan.

Bukan Kasus Pertama

Fenomena petisi usai final Piala Dunia bukan hal baru. Pada final edisi 2022, ratusan ribu pendukung Prancis juga sempat meminta FIFA mengulang pertandingan melawan Argentina.

Baca Juga: Pemimpin Baru Hamas Bocorkan 6 Agenda Prioritas, Akhiri Serangan Israel di Gaza Jadi Paling Utama

Saat itu, mereka menilai wasit Szymon Marciniak membuat sejumlah keputusan yang merugikan Prancis.

Meski mendapat dukungan besar, permintaan tersebut juga tidak pernah dikabulkan oleh FIFA.

Argentina Justru Terancam Sanksi

Di tengah ramainya petisi, Argentina justru menghadapi persoalan lain. Sejumlah pemain dan ofisial dilaporkan terlibat keributan setelah peluit akhir dibunyikan.

Beberapa insiden yang menjadi sorotan antara lain dugaan cekikan dan dorongan yang dilakukan Leandro Paredes terhadap pemain Spanyol, aksi Nahuel Molina yang memukul Rodri saat perayaan kemenangan, hingga dugaan keterlibatan asisten pelatih Roberto Ayala dalam insiden dengan Dani Olmo.

Jika terbukti melanggar aturan disiplin, FIFA berpotensi menjatuhkan sanksi kepada individu yang terlibat.

Meski petisi terus mendapat dukungan dari para pendukung Argentina, keputusan akhir tetap berada di tangan FIFA.

Berdasarkan regulasi yang berlaku, peluang final Piala Dunia 2026 diulang dinilai sangat kecil sehingga hasil kemenangan Spanyol masih tetap sah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia